Kompas TV regional berita daerah

Jasa Pengolahan Daging Banjir Pesanan, Kepala Kambing Diolah Jadi Rica-rica Pedas

Jumat, 23 Juli 2021 | 16:42 WIB

MADIUN, KOMPAS.TV - Hari Raya Idul Adha menjadi berkah bagi semua warga, tak terkecuali jasa pengolahan daging kurban. Di Kabupaten Madiun Jawa Timur, jasa pengolahan daging kurban kebanjiran pesanan. Hasil olahannya pun bermacam-macam, salah satunya rica-rica pedas kepala kambing.

Salah satu olahan daging kambing, yaitu rica-rica pedas dari kepala kambing. Olahan itu dibuat oleh Lilis Setyaningsih, warga Desa Sangen, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun. Setiap Idul Adha, ia selalu kebanjiran pesanan untuk mengolah daging kurban, terutama kepala kambing.

Bagi masyarakat Madiun dan sekitarnya, jasa mengolah kepala kambing dikenal dengan istilah kropok atau membakar kepala kambing. Sulitnya mengolah kepala kambing membuat sejumlah warga memasrahkannya kepada ahlinya.

Baca Juga: Bosan Olahan Daging yang Itu-Itu Saja? Coba Resep Sate Kambing No Bakar-Bakar Berikut Ini

Sebelum diolah, kepala kambing terlebih dahulu dibakar di atas perapian besar lalu dihilangkan bulu kulitnya dan dicuci hingga bersih. Selanjutnya belah kepala kambing untuk diambil dagingnya, lalu potong kecil - kecil dan rebus daging kepalanya.

Daging kepala kambing diolah sesuai selera pemesan. Olahannya mengandalkan racikan bumbu tradisional, seperti merica, bawang merah, bawang putih, cabai dan daun jeruk.

Kebanyakan para pengguna jasa olahan kepala kambing memilih olahan gulai, tongseng atau rica – rica. Dalam sehari, Lilis mampu mengolah 8 kepala kambing dan 3 kepala sapi.

Jasa pengolahan kepala kambing biasanya diberi upah 100 ribu rupiah untuk 1 kepala kambing dan 150 ribu rupiah untuk memasak kepala sapi.

 

#DagingKurban #JasaPengolahanDaging #KepalaKambing #RicaRicaPedas

Penulis : KompasTV Jember

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:45
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19