Kompas TV nasional politik

Ketua DPR Soroti soal Bansos Mandeg di Pemda: Bagaimana Mau Bangun Kepercayaan Rakyat?

Jumat, 23 Juli 2021 | 08:17 WIB
ketua-dpr-soroti-soal-bansos-mandeg-di-pemda-bagaimana-mau-bangun-kepercayaan-rakyat
Ketua DPR RI, Puan Maharani (Sumber: dpr.go.id)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua DPR Puan Maharani memberikan sorotan tajam terhadap pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bahwa bantuan sosial (Bansos) untuk desa banyak tertahan di pemerintah daerah (Pemda).

Puan menuturkan adanya dana Bansos yang mandeg di Pemda ini justru akan menurunkan rasa kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, terlebih di keadaan yang sulit seperti ini. 

“Bagaimana mau membangun kepercayaan rakyat bila pelaksanaan di lapangan seperti itu?” kata Puan seperti yang dikutip dari laman DPR RI, Jumat (23/7/2021). 

Sebagai informasi, pada Rabu (21/7/2021) Sri Mulyani menuturkan bahwa bantuan yang seharusnya bisa sampai ke 8 juta keluarga di desa selama 12 bulan baru tersalur untuk 5,2 juta keluarga.

Dari total pagu Rp11,51 triliun, Menkeu menyebutkan realisasi bantuan untuk warga desa ini baru tersalur Rp983 miliar.

Sri Mulyani menambahkan dari seluruh provinsi dan kabupaten kota,  baru 21 pemerintah daerah yang tercatat telah menyalurkan bantuan buat desa dengan realisasi lebih dari 50 persen alokasi hingga Juli 2021.

Baca Juga: Ketua DPR ke Kepala Daerah: Penanganan Covid-19 Harus Dilakukan Transparan dan Terang Benderang

Menanggapi hal tersebut, Puan kemudian mendesak pemerintah untuk dapat memastikan bantuan-bantuan untuk rakyat yang terhimpit pandemi Covid-19 dapat disampaukan tepat sasaran dan tepat momentum.

“Percuma ada beragam kebijakan bahkan pembatasan mobilitas rakyat, kalau program-program di lapangan dijalankan ala kadarnya saja, apalagi yang terkait dengan perut rakyat,” tegas Puan.

Dalam kesempatan itu, dia mengatakan bahwa penanganan masalah kesehatan terkait Covid-19 merupakan penentu untuk semua kalangan bisa bergerak kembali, termasuk di ranah ekonomi.

Penulis : Isnaya Helmi | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:04
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19