Kompas TV internasional kompas dunia

Gara-Gara Pakai Celana Jeans, Gadis Ini Dipukuli hingga Tewas dan Jasadnya Dilempar dari Jembatan

Kamis, 22 Juli 2021 | 20:23 WIB
gara-gara-pakai-celana-jeans-gadis-ini-dipukuli-hingga-tewas-dan-jasadnya-dilempar-dari-jembatan
Jasad seorang gadis tersangkut di jembatan setelah dipukuli keluarganya hingga tewas karena pakai celana jeans di Uttar Pradesh, India. (Sumber: NDTV)

UTTAR PRADESH, KOMPAS.TV - Seorang gadis berusia 17 tahun dipukuli keluarganya hingga tewas dan dilempar dari jembatan Kota Deoria, Uttar Pradesh, India.

Insiden tersebut diyakini terjadi antara Senin (19/7/2021) dan Selasa (20/7/2021) malam.

Menurut laporan pelaku yang membunuh melemparkan jasadnya dari jembatan adalah kakek gadis itu dan kedua pamannya.

Jasadnya sendiri kemudian tersangkut di jembatan setelah dilemparkan, sehingga menarik perhatian warga.

Baca Juga: Daimler Umumkan Tahun 2025 Mercedes-Benz Beralih Menjadi Full Elektrik

Meski polisi tak mengungkapkan apa alasan gadis itu terbunuh, ibu si gadis mengatakan pelaku marah dengan cara gadis itu menggunakan celana jeans.

Gadis itu dan ibunya baru saja tinggal di rumah keluarga mertuanya di Deoria. Ayah sang gadis merupakan pekerja migran di Punjab.

“Ia tengah menjalani puasa dan menggunakan jeans dan baju atasan setelah mandi malam hari, dan akan berdoa ketika diberitahu keluarga ayahnya untuk mengganti pakaian. Namun ia menolaknya,” tutur sang ibu dikutip dari NDTV.

“Mereka kemudian menyerangnya dengan tongkat, dan kemudian mengatakan akan membawanya untuk diobati, tetapi kemudian membuangnya dari jembatan,” tambahnya.

Salah satu bibi sang gadis mengatakan bahwa keluarga besar gadis itu memiliki masalah dengan gaya hidup gadis dan keluarganya.

Penulis : Haryo Jati | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : NDTV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:25
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19