Kompas TV nasional peristiwa

Anies Sidak Stasiun Cikini, Masih Temukan Banyak Pegawai Mau Ngantor

Rabu, 7 Juli 2021 | 12:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama dengan Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya melakukan sidak di stasiun Cikini, Jakarta Pusat.

Ketiganya melakukan pengecekan dokumen terhadap pada penumpang kereta yang baru tiba di stasiun Cikini.

Dalam pengecekan tersebut, Gubernur DKI Jakarta mengaku terenyuh karena meneumkan masih banyaknya pegawai non esensial dan kritikal yang masih pergi bekerja ke kantor meski sudah ada penerapan PPKM Darurat yang berlangsung selama lima hari terakhir.

“Di Stasiun Cikini melihat kedatangan para pekerja yang pada hari Rabu ini bekerja. Pak Pangdam, Pak Kapolda, dan Kajati, kita sama-sama me-review dan menemukan masih banyak perusahaan-perusahaan yang mengharuskan pekerjanya untuk masuk. Padahal perusahaan tersebut tidak bergerak di bidang kritikal dan esensial," kata Anies di Stasiun Cikini, Jakarta, Rabu (7/7/2021).

Meski tak melakukan penyekatan bagi para pegawai, namun Anies mengaku akan memberikan sanksi bagi para pelaku usaha non esensial dan kritikal yang masih mempekerjakan pegawainya di kantor selama PPKM Darurat.

“Yang kita saksikan tadi adalah masih banyak mereka yg diharuskan masuk walaupun bukan bidang esensial. Ada perhotelan, penjaga toko, perusahaan perkebunan, perusahaan pertambangan, yang itu semua tidak termasuk esensial dan kritikal," ujar Anies.

"Kami ingin ingatkan pada para petinggi perusahaan untuk melindungi karyawannya dan melindungi Jakarta dengan cara mengikuti ketentuan pemerintah. Dan menggunakan kesadaran untuk mengambil sikap dan mengambil keputusan manajemen yang sifatnya memotong mata rantai penularan," ujar Anies.

"Jadi kita catat perusahaannya. Maka yang diproses adalah perusahaannya. Perusahaan itu yang didatangi oleh tim kita," sambungnya.

Video Editor: Agung Ramdhani

Penulis : Sadryna Evanalia

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
02:20
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19