Kompas TV regional kriminal

Mabuk Berat, Pria Habisi Nyawa Anak dan Istrinya

Rabu, 16 Juni 2021 | 17:16 WIB

KALTIM, KOMPAS.TV - Mabuk berat, seorang pria tega menghabisi nyawa anak dan istrinya, usai menghabisi nyawa korban pelaku berkeliaran tanpa busana.

Polisi melakukan olah TKP di rumah korban dan pelaku yang membantai anak dan istrinya di Bengalon, Kalimantan Timur.

Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi diduga, pelaku gelap mata karena terbelit hutang hingga berhalusinasi ditambah lagi saat kejadian pelaku sedang mabuk.

Sesaat setelah menghabisi nyawa anak dan istrinya, pelaku pergi ke Masjid Al-Ihya yang berada tak jauh dari rumahnya. Disana pelaku kembali mengamuk tanpa busana.

Dengan membawa parang, pelaku membabi buta dan sempat melukai imam masjid.

Warga mengaku kaget dengan kejadian yang menimpa keluarga korban.

Selama ini pelaku dikenal baik dan tak pernah berperilaku aneh.

Pelaku juga sering terlihat membawa anaknya bermain di sekitar rumah.

Tak ada yang curiga, tak ada yang percaya, pelaku tega menghabisi nyawa keluarganya.

Polisi mengutarakan kronologis kejadian dari hasil pemeriksaan terhadap Abdul Khoir pelaku pembunuhan sadis itu.

Pelaku mengaku, membunuh anak dan istrinya dengan parang, saat kejadian istri korban sedang tertidur bersama anak mereka yang baru berusia 1 tahun, sang anak sedang tertidur di ayunan.

Pelaku secara tiba-tiba menyerang keduanya hingga tewas, pelaku juga sempat melukai dirinya sendiri di bagian leher dan alat vitalnya.

Pelaku ditangkap tanpa busana di Masjid Al-Ihya dekat kediaman mereka tanpa busana, pelaku yang masih dalam keadaan mabuk dibawa polisi dengan bantuan warga.

Penulis : Natasha Ancely

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:08
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19