Kompas TV internasional kompas dunia

Arab Saudi Eksekusi Seorang Pemuda atas Tuduhan Pemberontakan Meski Persidangannya Dinilai Cacat

Rabu, 16 Juni 2021 | 03:00 WIB
arab-saudi-eksekusi-seorang-pemuda-atas-tuduhan-pemberontakan-meski-persidangannya-dinilai-cacat
Ilustrasi bendera Arab Saudi. Foto diambil pada 22 Maret 2018 di Washington, Amerika Serikat. (Sumber: AP Photo/Cliff Owen, File)

RIYADH, KOMPAS.TV – Arab Saudi mengeksekusi Mustafa bin Hashim bin Isa al-Darwish (26) pada Selasa (15/6/2021) yang divonis bersalah atas tuduhan berpartisipasi dalam pemberontakan antipemerintah oleh minoritas Syiah. Eksekusi tetap dilakukan, kendati persidangan Mustafa dinilai ”sangat cacat”.

Menurut kelompok pembela hak asasi manusia (HAM) Amnesty International, masih belum jelas apakah Mustafa dieksekusi atas kejahatan yang dilakukan sebagai anak di bawah umur.

Mustafa ditahan pada 2015 karena diduga berpartisipasi dalam kerusuhan yang terjadi antara tahun 2011 hingga 2012. Lembar dakwaan resmi tidak memerinci tanggal dugaan kejahatannya terjadi, yang berarti ia bisa saja berusia 17 tahun pada saat itu, atau baru berusia 18 tahun.

Melansir Associated Press, kendati tidak mencantumkan tanggal spesifik atas dugaan waktu kejahatannya, pemerintah Arab Saudi tetap mengeksekusi Mustafa atas kejahatan yang dilakukannya di atas umur 19 tahun.

Baca Juga: Jual Film Korea Selatan Ilegal, Pria Korea Utara Dieksekusi Mati Regu Tembak di Hadapan 500 Orang

Tahun lalu, Kerajaan Arab Saudi menghentikan praktik eksekusi atas kejahatan yang dilakukan oleh anak di bawah umur.

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menyatakan, Mustafa dieksekusi setelah terbukti bersalah telah berpartisipasi dalam formasi sel teroris bersenjata untuk mengawasi dan menargetkan membunuh para personel polisi, percobaan pembunuhan terhadap personel polisi, menembaki patroli polisi, dan membuat bom molotov dengan sasaran polisi.

Penulis : Vyara Lestari | Editor : Fadhilah





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:02
PBSI: SEMANGAT MARKIS KIDO HARUS JADI MOTIVASI BAGI PEBULU TANGKIS MUDA INDONESIA UNTUK BERPRESTASI   PBSI GELAR TURNAMEN SIMULASI JELANG OLIMPIADE TOKYO DI PELATNAS CIPAYUNG, JAKARTA TIMUR   KEMENTERIAN KESEHATAN BRASIL SEBUT PASIEN COVID-19 KLASTER COPA AMERICA 2021 MENCAPAI 41 ORANG   OTORITAS JEPANG: SELURUH ATLET OLIMPIADE DAN PARALIMPIADE HARUS TAATI PERATURAN PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19   PEMERINTAH MALAYSIA SETUJUI PENGGUNAAN VAKSIN COVID-19 PFIZER UNTUK USIA 12 TAHUN KE ATAS   KOMPOLNAS MINTA PIHAK KEPOLISIAN UNTUK PATROLI RUTIN DI KAWASAN PELABUHAN TANJUNG PRIOK, JAKARTA UTARA   PT PELINDO II ANCAM BERHENTIKAN KARYAWANNYA YANG TERLIBAT PUNGUTAN LIAR   SEBANYAK 1.271 PEGAWAI KPK YANG LOLOS TWK AKAN JALANI ORIENTASI ASN   RUMAH SAKIT DARURAT WISMA ATLET KEMAYORAN TAMBAH KAPASITAS TEMPAT TIDUR MENJADI 7.394 UNIT   BIO FARMA: JUMLAH STOK VAKSIN COVID-19 MAMPU PENUHI TARGET 1 JUTA VAKSINASI PER HARI   SATGAS COVID-19 OPTIMISTIS PROGRAM VAKSINASI PEMERINTAH AKAN RAMPUNG SESUAI TARGET DI DESEMBER 2021   MENKO PEREKONOMIAN: PEMERINTAH KOMITMEN LAKSANAKAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI TENGAH PANDEMI   MENKES BUDI GUNADI SADIKIN SEBUT 97 PERSEN OBAT-OBATAN DI INDONESIA MASIH IMPOR DARI LUAR NEGERI   PEMERINTAH LARANG KEGIATAN TEMPAT WISATA DI ZONA MERAH DAN ORANYE SELAMA PEMBERLAKUAN PPKM MIKRO