Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

PT Garam Bakal Penuhi Garam SNI Agar Industri Dalam Negeri Tak Lagi Impor

Rabu, 16 Juni 2021 | 00:24 WIB
pt-garam-bakal-penuhi-garam-sni-agar-industri-dalam-negeri-tak-lagi-impor
Petani garam sedang mengurai serta mengeringkan garam (Sumber: (Humas Kementerian Kelautan dan Perikanan))

JAKARTA, KOMPAS.TV – PT Garam (Persero) berupaya memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) yang diwajibkan oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Dengan demikian, mereka dapat memenuhi kebutuhan garam industri dalam negeri hasil dari memproduksi sendiri bukan dari impor.

Direktur Utama PT Garam Achmad Ardianto mengatakan, PT Garam sudah mampu membuat garam kualitas industri, baik garam yang diperoleh langsung dari ladang untuk industri Chlor Alkali Plant (CAP) maupun garam hasil olahan pabrik untuk industri pangan.

“Namun, karena metodenya masih dengan cara bertani, maka belum bisa disuplai dengan jumlah yang cukup,” terangnya, Minggu (13/6/2021), dilansir dari Kontan.co.id.

Diketahui, selama ini produksi garam dari PT Garam dianggap belum memenuhi SNI sehingga BUMN belum bisa memasok ke industri.

Kemenperin sendiri telah menetapkan standar kelayakan garam bahan baku industri dengan adanya SNI bagi garam bahan baku industri.

Ada tiga kode SNI untuk garam industri, yakni garam industri soda kaustik, garam industri aneka pangan, dan garam bahan baku garam konsumsi beriodium.

Adapun, saat ini, PT Garam memiliki kapasitas produksi 500.000 ton garam per tahun di musim normal dengan komposisi produksi garam industri CAP maksimum 10 persen, sedangkan garam industri pangan 20 persen.

Baca Juga: Pemerintah Diharapkan Menghentikan Kuota Impor Garam Bagi Industri Aneka Pangan

Achmad menjelaskan, PT Garam sudah lama tidak melakukan impor garam dan tidak ada pula berencana untuk mengimpor komoditas tersebut.

Penulis : Fransisca Natalia | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:11
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19