Kompas TV nasional berita utama

Komnas HAM akan Libatkan 3 Ahli untuk Bantu Selesaikan Polemik TWK Pegawai KPK

Selasa, 15 Juni 2021 | 14:53 WIB
komnas-ham-akan-libatkan-3-ahli-untuk-bantu-selesaikan-polemik-twk-pegawai-kpk
Pernyataan Komisioner Komnasham choirul anam mengenai relokasi GKI Yasmin Bogor, di kantor komnas ham jakarta pada selasa siang, 15 juni 2021 (Sumber: KEMAS ABDUL MALIK / KOMPASTV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengaku akan melibatkan tiga ahli dengan bidang yang berbeda untuk membantu menyelesaikan dugaan pelanggaran HAM dalam pelaksanaan tes wawasan kebangsaan (TWK) di lingkungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Hal ini disampaikan Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam dalam konferensi pers di Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Selasa (15/6/2021).

"Kami juga akan meminta pendapat para ahli bagaimana terhadap situasi ini semua. Kami sudah menimbang kurang lebih ada tiga background ahli yang akan kami libatkan dalam tes TWK ini," kata Anam. 

Menurut pemaparannya, ketiga ahli tersebut berlatarbelakang hukum, psikologi, dan wawasan kebangsaan. 

"Yang pertama background keahlian ini pastilah soal hukum, kedua soal psikologi, dan ketiga memang bagaimana soal nilai-nilai yang dibutuhkan di publik, khususnya nilai-nilai kebangsaan itu dibangun,” jelas Anam.

Kendati demikian, Anam enggan membeberkan identitas para ahli yang akan membantu pihaknya dalam penyelidikan terkait penyelenggaraan TWK di lembaga antikorupsi tersebut. 

Baca Juga: Firli Cs Utus Kabiro Hukum ke Komnas HAM, Jubir KPK: Minta Klarifikasi soal Pelanggaran TWK

"Biasanya nama tidak pernah kami sebutkan, untuk keamanan beliau, untuk komperhensifitas pandangan beliau, serta independensi beliau agar tidak terpengaruh kepada siapapun," tegas Anam. 

Lebih lanjut, Anam meminta pimpinan KPK, BKN, serta instansi-instansi yang terkait dalam pelaksanaan TWK dapat memenuhi panggilan Komnas HAM sesuai dengan jadwal. 

"Oleh karenanya, kami berharap untuk intansi yang memiliki jadwal besok Rabu (16/6/2021) dan Kamis (17/6/2021) diharpakan dapat datang ke Komnas HAM agar minggu depan kami dapat memulai untuk memanggil para ahli," ungkap Anam.

Penulis : Isnaya Helmi | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:47
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19