Kompas TV klik360 cerita indonesia

Jokowi Minta ke Mahfud, Selesaikan Persoalan Papua Jangan dengan Senjata

Sabtu, 12 Juni 2021 | 23:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV -  Menko Polhukam Mahfud MD berdialog dengan pimpinan dan anggota majelis rakyat Papua di gedung Kemenko Polhukam, Jumat (12/06/2021). 

Dalam pertemuan dibahas berbagai persoalan di Papua. 

Mahfud menegaskan pemerintah akan menyelesaikannya dengan jalan dialog, bukan dengan letusan senjata. 

“Prinsipnya yang dianjurkan atau dijadikan arahan oleh Presiden menyelesaikan Papua itu jangan dengan senjata jangan dengan letusan pistol dan sebagainya tetapi harus dengar dialog demi kesejahteraan itu intinya. Tadi kita Jelaskan juga keseluruhan kebijakan negara yang sudah dan akan terus dilakukan bahwa kalau soal KKB tentu saja namanya kelompok kekerasan bersenjata yang kita selesaikan secara hukum. Meskipun harus dialog dan tanpa senjata kalau kita tidak bertindak terhadap pelanggaran hukum juga tidak boleh karena penegakan hukum juga bagian dari upaya memperlancar dialog-dialog bagi seluruh rakyat Papua yang di luar KKB,” tegas Mahfud. 

Ketua Majelis Rakyat Papus Timotius Murib menyebut pihaknya menyampaikan sejumlah masukan terkait proses perubahan kedua undang-undang nomor 21 tahun 2001, tentang otonomi khusus provinsi Papua. 

Timotius menilai revisi (RUU Otsus) yang komprehensif ini perlu demi memperbaiki infrastruktur hukum di Papua dan Papua Barat.

Ia juga mengapresiasi aspirasi didengar dan diakomodir oleh pemerintah. 

“Bapak Menko merespon sangat luar biasa aspirasi kami dan diakomodir dengan baik, melalui Dirjen Otonomi Daerah, yang hadir dalam pertemuan, supaya dapat disampaikan ke DPR, untuk jadi bahan pertimbangan, sekaligus masukan dan saran dari majelis rakyat Papua"ujar Timotius. 

Video Editor: Vila
 

Penulis : Yuilyana

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:22
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19