Kompas TV nasional politik

Wakil Ketua DPR Minta Rencana PPN Sembako Ditinjau Ulang karena Merugikan Masyarakat

Kamis, 10 Juni 2021 | 13:43 WIB
wakil-ketua-dpr-minta-rencana-ppn-sembako-ditinjau-ulang-karena-merugikan-masyarakat
Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar (Sumber: dpr.or.id)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar mengatakan,  rencana pemerintah mengenakan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk bahan pokok atau sembako akan memberatkan masyarakat.

Menurut Muhaimin, kebijakan tersebut sangat kontrproduktif dengan upaya pemerintah yang akan menekan ketimpangan melalui reformasi perpajakan.

Baca Juga: Pemerintah Berencana Kenakan PPN atas Bahan Pokok atau Sembako, Pengamat: Daya Beli Jadi Taruhan

Karena alasan itulah, Muhaimin meminta kepada pemerintah untuk meninjau ulang rencana pengenaan PPN untuk sembako tersebut.

"Saya kira perlu ditinjau ulang. Apalagi kebijakan tersebut digulirkan di masa pandemi dan situasi perekonomian saat ini yang sedang sulit," kata Muhaimin dalam keterangan resminya, Kamis (10/6/2021).

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa itu menegaskan, bahwa pengenaan PPN bagi bahan pokok akan membebani masyarakat.

Terutama kepada mereka para pedagang pasar yang saat ini sedang mengalami kondisi sulit karena penurunan omset dagang karena terimbas pandemi.

"Kalau sembako dihilangkan dari kelompok jenis barang yang tidak dikenakan PPN tentu saja merugikan masyarakat karena barang kebutuhan pokok sangat dibutuhkan masyarakat," ucap Muhaimin.

Baca Juga: Heboh Sembako Kena PPN, Ini Kata Ditjen Pajak

Muhaimin mengaku khawatir, pengenaan PPN bagi sembako akan menciptakan efek domino, yakni malah justru membuat daya beli masyarakat semakin turun.

Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:09
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19