Kompas TV regional peristiwa

Fakta Guru Honorer Utang Pinjol Rp3,7 Juta Bengkak Jadi Rp206 Juta, Gadai Sertifikat Rumah

Sabtu, 5 Juni 2021 | 03:23 WIB
fakta-guru-honorer-utang-pinjol-rp3-7-juta-bengkak-jadi-rp206-juta-gadai-sertifikat-rumah
Seorang guru honorer di Kabupaten Semarang Afifah Muflihati (27) bersama kuasa hukum saat konfrensi pers, Kamis (3/6/2021). (Sumber: KOMPAS.com/istimewa)

SEMARANG, KOMPAS.TV - Afifah Muflihati, guru honorer di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, harus memutar otak untuk melunasi utang-utangnya yang mencapai ratusan juta rupiah.

Pria berusia 28 tahun itu sama sekali tidak menyangka, utangnya kepada aplikasi pinjaman online atau pinjol yang semula hanya Rp3,7 juta bisa membengkak jadi Rp206 juta.

Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Seorang Guru Honorer Ditangkap Polisi

Untuk melunasi utang-utangnnya itu, Afifah sampai harus meminjam uang lewat aplikasi pinjol lainnya dengan maksud untuk menutup utangnya.

Kuasa hukum Afifah yakni Muhammad Sofyan dari Lembaga Penyuluhan Bantuan Hukum (LPBH) Nahdlatul Ulama Cabang Salatiga, mengatakan nama kliennya sudah terdaftar di 20 pinjol untuk gali lubang tutup lubang.

Menurut Sofyan, dari hasil gali lubang tutup lubang itulah, Afifah sudah membayarkan sebesar Rp 158 juta dari total utangnya mencapai Rp 206.350.000.

Untuk melunasi sisa utangnya, kata Sofyan, kliennya juga meminjam ke BPR sebesar Rp 20 juta dengan jaminan sertifikat rumah. Kini, utang pinjol yang belum terbayarkan senilai Rp 47 juta.

Baca Juga: Pemuda Ini Bunuh Guru Honorer Gara-Gara Utang Piutang CPNS, Begini Kronologinya

Sofyan mengatakan, kliennya tidak terima karena merasa menjadi korban permainan pinjol. Korban lantas melapor ke Ditreskrimsus Polda Jateng pada Kamis (3/6/2021).

Sofyan menjelaskan, awal kliennya terjerat utang sampai ratusan juta rupiah itu berawal pada 20 Maret 2021. Saat itu, Afifah meminjam uang melalui pinjol untuk beli susu anaknya.

Penulis : Tito Dirhantoro

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Politik

Deklarasi Prabowo Subianto Capres 2024

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 05:19 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
06:00
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19