Kompas TV internasional kompas dunia

Setelah Mars, NASA akan Kirim 2 Pesawat Untuk Pelajari Venus

Kamis, 3 Juni 2021 | 06:38 WIB
setelah-mars-nasa-akan-kirim-2-pesawat-untuk-pelajari-venus
NASA akan kirimkan dua pesawat untuk teliti Venus (Sumber: NASA)

WASHINGTON DC, KOMPAS.TV - Usai observasi NASA di Mars menunjukkan keberhasilan, kini Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat itu mengumumkan akan mengirim dua pesawat ke Venus.

NASA terakhir kali meneliti planet yang dijuluki 'planet awan neraka' itu 30 tahun lalu atau sekitar tahun 1990 dengan pesawat Magellan.

"Dalam pidato #StateOfNASA hari ini , kami mengumumkan dua misi baru @NASASolarSystem untuk mempelajari planet Venus, yang belum pernah kami kunjungi selama lebih dari 30 tahun! DAVINCI+ akan menganalisis atmosfer Venus, dan VERITAS akan memetakan permukaan Venus," tulis akun NASA, Kamis (3/6/2021).

Baca Juga: 2 Bom Meledak di Kabul Afghanistan, 6 Orang Tewas dan 7 Luka

Dalam simulasi yang dirilis NASA, setelah memasuki orbit DAVINCI+ akan menjatuhkan probe bola yang penuh dengan instrumen yang akan menganalisis gas saat turun melalui atmosfer selama lebih dari satu jam.

Sementara itu VERITAS akan mengirimkan pengorbit yang menghasilkan peta global tiga dimensi dan mengidentifikasi terbuat dari apa permukaan Venus.

Termasuk tarikan gravitasi planet, yang akan memberikan petunjuk tentang proses geologis Venus.

Selain Mars, Venus juga sering menjadi perhatian lantaran memiliki ukuran, massa dan komposisi yang paling dekat dengan bumi.

Baca Juga: Monde Nissin Catat IPO Terbesar di Filipina dan ASEAN, CEOnya Orang Indonesia

Berbanding terbalik dengan bumi, atmosfer Venus sangat padat karbon dioksida dengan suhu 900 derajat Fahrenheit yang sangat panas di permukaan.

Penulis : Dian Nita | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:48
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19