Kompas TV internasional kompas dunia

Pakistan Enggan Ada Pangkalan Militer AS di Negaranya

Kamis, 27 Mei 2021 | 17:34 WIB
pakistan-enggan-ada-pangkalan-militer-as-di-negaranya
Tentara Amerika Serikat yang bertugas di Afghanistan mulai ditarik mundur, Sabtu (1/5/2021). (Sumber: AP Photo)

ISLAMABAD, KOMPAS.TV - Pakistan mengungkapkan keengganannya terdapat pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di negaranya.

Pernyataan itu menegaskan penolakan mereka mengenai rencana AS membangun pangkalan untuk operasi drone ke Afghanistan.

Hal itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mehmood Quresi kepada anggota senat, atau anggota majelis tinggi parlemen Pakistan, Selasa (25/5/2021).

Mehmod menegaskan Islamabad tak membuat perjanjian dengan Washington, yang merupakan rekan dalam perang melawan teoris, mengenai hal itu.

Baca Juga: 8 Orang Tewas dalam Insiden Penembakan di California, Pelaku Bunuh Diri

“Biar majelis ini dan bangsa Pakistan menjadi saksi pernyataan saya di bawah Perdana Menteri Imran Khan, bahwa tak akan ada pangkalan Amerika di tanah Pakistan,” ujar Qureshi dikutip Anadolu Agency.

AS sendiri saat perang dingin dengan Rusia sempat membangun pangkalan di Pakistan, namun Qureshi menegaskan hal itu tak akan terjadi sekarang.

“Lupakanlah mengenai masa lalu,” katanya.

“Kami tak akan mengizinkan penggunaan kinetik drone, kami juga tak tertarik memantau drone Anda. Ini kebijakan yang sangat jelas dari pemerintah,” tambah Qureshi.

Pernyataan itu muncul di tengah laporan bahwa kedua negara sedang merundingkan penyelesaian baru untuk memfasilitasi masa depan operasi kontraterorisme AS di Afghanistan.

Penulis : Haryo Jati | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:42
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19