Kompas TV regional sosial

Demi Pertumbuhan Ekonomi, Sri Sultan HB X Minta Masyarakat Jangan Belanja ke Luar DIY

Selasa, 18 Mei 2021 | 15:34 WIB
demi-pertumbuhan-ekonomi-sri-sultan-hb-x-minta-masyarakat-jangan-belanja-ke-luar-diy
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X jalani Rapat Koordinasi terkait Kesiapan Jelang Idul Fitri 1442 H bersama jajaran Forkopimda DIY pada Kamis (6/5/2021). (Sumber: Humas DIY)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Demi pertumbuhan perekonomian, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta masyarakat jangan belanja ke luar DIY.

"Memang harus gitu kalau ngomong pertumbuhan ekonomi. Ya kasarannya saya dibayar Pemda DIY jadi Gubernur ya duitnya saya belanjakan di Yogyakarta enggak dibelanjakan ke Jakarta kan gitu," tuturnya dikutip dari Kompas.com, Selasa (18/5/2021).

Baca Juga: PHRI DIY Klaim Penyekatan dan Larangan Mudik ke Yogyakarta Berhasil, Ini Buktinya

Dalam hal ini Sultan memberi contoh perihal dirinya yang mendapat gaji dari pemerintah DIY dan dibelanjakan di Yogyakarta.

Menurutnya, uang yang dibelanjakan di DIY akan membuat perekonomian di Yogyakarta bertumbuh. Sementara, jika dibelanjakan di luar DIY yang ekonominya tumbuh tentu bukan Yogyakarta.

"Kalau dibelanjakan ke Jakarta yang tumbuh kan Jakarta," tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga berencana mempercepat belanja barang atau jasa mulai dari kabupaten hingga pemerintah provinsi.

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk menyumbang pertumbuhan ekonomi di DIY.

Baca Juga: BPBD Kabupaten Berau Mencatat Lebih dari 2.000 Terdampak Banjir Sejak Pekan Lalu

Diketahui sebelumnya, sumbangan besar atas perekonomian di DIY tak lain berkat adanya mahasiswa yang menempuh perkuliahan di kampus-kampus Yogyakarta.

Penulis : Nurul Fitriana | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


KOMPAS DUNIA

Spanyol Punya 11 Kawasan Vulkanik

Minggu, 17 Oktober 2021 | 19:43 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
20:24
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19