Kompas TV nasional hukum

Kisah Bupati Nganjuk Novi Rahman yang Kena OTT, Eh Tidak Diakui PKB dan PDI-P sebagai Kader

Selasa, 11 Mei 2021 | 03:02 WIB
kisah-bupati-nganjuk-novi-rahman-yang-kena-ott-eh-tidak-diakui-pkb-dan-pdi-p-sebagai-kader
Foto Novi Rahman Hidayat bersama pasangannya Marhaaen Djumaedi yang berada dalam nomor urut 1 saat Pilkada 2018 untuk Calon Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk periode 2018-2023. Novi Rahman yang akhirnya terpilih menjadi Bupati Nganjuk baru saja ditangkap KPK dalam OTT kasus dugaan korupsi terkait lelang jabatan. (Sumber: Dok.KPU Kabupaten Nganjuk)

 

JAKARTA, KOMPAS.TV- Nasib sial dialami Bupati Nganjuk periode 2018-2023 Novi Rahman Hidayat yang akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait lelang jabatan, Senin (10/5/2021).

Ia terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bekerja sama dengan Bareskrim Polri.

Tak hanya itu, Novi Rahman juga tak diakui sebagai kader oleh dua partai politik (parpol) besar yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan juga Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Baca Juga: Kasus Bupati Nganjuk Ditangani Polri, Kabareskrim: Menurut Satgas, Kami Rumputnya Lebih Tinggi

Melansir Kompas.com, pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018, Novi bersama pasangannya, Marhaen Djumadi, memang diusung oleh PKB dan juga PDI-P serta satu parpol lainnya yakni Partai Hanura.

Kendati demikian, saat ini belum dapat dipastikan dari partai politik mana Novi berasal. Sebab, PKB dan PDI-P ternyata tak mengakui Novi sebagai kader mereka.

Penulis : Gading Persada





BERITA LAINNYA


Inspirasi Musik

Ardhito Pramono - Di Senayan

Sabtu, 19 Juni 2021 | 00:00 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
01:28
ANGGOTA KOMISI I DPR SUKAMTA MINTA PEMERINTAH HENTIKAN KERJA SAMA DENGAN PERUSAHAAN AFILIASI JUNTA MILITER MYANMAR   PENDAFTARAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) DKI JAKARTA JENJANG PAUD DAN SD MULAI DIBUKA SENIN, 21 JUNI 2021   â€œROAD BIKE” DILARANG MELINTAS DI JALAN LAYANG NONTOL (JLNT) KAMPUNG MELAYU-TANAH ABANG MULAI MINGGU, 20 JUNI 2021   KEUSKUPAN AGUNG JAKARTA TETAPKAN 21 PAROKI YANG DIPERTIMBANGKAN SEBAGAI ZONA MERAH DAN ZONA ORANYE COVID-19   KASUS COVID-19 MELONJAK, KEUSKUPAN AGUNG JAKARTA MINTA PAROKI DI ZONA MERAH HENTIKAN MISA “OFFLINE” ATAU TATAP MUKA   KASUS COVID-19 MENINGKAT, RUTAN KPK KEMBALI MEMBERLAKUKAN KUNJUNGAN DARING MULAI 18 JUNI 2021   MENSOS TRI RISMAHARINI SARANKAN 11.000 PEKERJA MIGRAN ASAL SULBAR YANG DATANG DARI MALAYSIA LANGSUNG DIPULANGKAN   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN TEGASKAN SELURUH KEGIATAN DI JAKARTA HARUS TUTUP PUKUL 21.00 WIB   SIDAK MALAM KE KAWASAN KEMANG, GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN: KITA TEMUKAN PENGELOLA TAK BERTANGGUNG JAWAB   BARU BUKA SATU HARI, TOWER 8 WISMA ATLET PADEMANGAN TELAH MENERIMA 662 PASIEN COVID-19   PERHIMPUNAN DOKTER PARU: JIKA PPKM SKALA BESAR TAK DILAKUKAN, FASILITAS KESEHATAN BISA KOLAPS   WISMA ATLET KEMAYORAN HANYA MENERIMA PASIEN COVID-19 YANG BERGEJALA DENGAN KOMORBID ATAU PENYAKIT PENYERTA    DINKES KOTA BEKASI: PESERTA VAKSINASI MASSAL DI STADION PATRIOT CANDRABHAGA BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS   ANTISIPASI LONJAKAN COVID-19, DINKES KOTA BEKASI TAMBAH SATU AULA ISOLASI DI STADION PATRIOT CANDRABHAGA