Kompas TV klik360 cerita indonesia

Pernyataan Lengkap Pangdam Jaya Soal Serda Nurhadi yang Dikepung Debt Collector

Senin, 10 Mei 2021 | 12:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menyayangkan aksi para debt collector yang mengepung anggota TNI di video yang viral di media sosial.

Menurut Pangdam Jaya, para debt Collector tersebut tak menghormati dan tak menghargai adanya petugas yang memberikan pertolongan kepada masyarakat.

"Sangat disayangkan para debt collector tidak menghormati, menghargai ada petugas, anggota TNI yang mencoba membawa kendaraan ke rumah sakit, hanya ingin menolong masyarakat," ujar Pangdam Jaya Dudung di Jakarta, Senin (10/5/2021).

Pangdam Jaya juga menjelaskan bahwa Serda Nurhadi berada di lokasi kejadian karena membantu masyarakat agar tak terjadi kemacetan serta membantu masyarakat yang sedang kesulitan.

"Tidak ada kaitan sama sekali, Serda Nurhadi hanya ingin membantu agar tidak terjadi kemacetan, membantu masyarakat yang sedang kesulitan," ucapnya.

Pangdam Jaya pun menjelaskan kronologi dari peristiwa tersebut. Menurutnya Serda Nurhadi membantu warga yang hendak ke rumah sakit. Namun, pada saat yang sama terjadi keributan antara pemilik mobil dengan para debt collector yang ingin mengambil mobil tersebut.

11 debt collector ini kini telah menjadi tersangka.

Video Editor: Novaltri Sarelpa

Penulis : Sadryna Evanalia





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:42
PERCEPAT CAPAIAN TARGET, SATGAS COVID-19 YOGYAKARTA GENCARKAN VAKSINASI MASSAL   WOLFSBURG TERTARIK MEMBOYONG PEMAIN AC MILAN, JENS PETTER HAUGE   CEGAH PENYEBARAN COVID-19, MALAYSIA PERPANJANG "LOCKDOWN" HINGGA 28 JUNI 2021   GUBERNUR JATIM DORONG DINAS KOPERASI DAN UKM BERI LEBIH BANYAK AKSES DAN PERMODALAN BAGI KOPERASI DAN UMKM    KEMENPAREKRAF YAKIN PEREKONOMIAN SEKTOR WISATA DAPAT TUMBUH DI TENGAH PANDEMI   KETUA MPR BAMBANG SOESATYO: MELINDUNGI PERS HARUS DIMAKNAI SEBAGAI MELINDUNGI DEMOKRASI   KETUA MPR BAMBANG SOESATYO: PERS MEMILIKI PERAN PENTING DALAM MENYAMPAIKAN INFORMASI KEPADA PUBLIK   POLRESTABES BANDUNG SIAP TINDAK TEGAS AKSI PREMANISME YANG KERAP GANGGU KEAMANAN DAN KETERTIBAN MASYARAKAT   TINGKAT KETERISIAN RUMAH SAKIT DARURAT WISMA ATLET KEMAYORAN MENCAPAI 75 PERSEN   KEMENDIKBUD-RISTEK: VAKSINASI COVID-19 BAGI PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN BARU MENCAPAI 35 PERSEN   SATGAS MINTA PEMDA HATI-HATI GUNAKAN OBAT IVERMECTIN UNTUK PASIEN POSITIF COVID-19 DAN TETAP IKUTI REKOMENDASI BPOM   TEKAN LAJU COVID-19, PANGLIMA TNI MINTA PRAJURIT KEDEPANKAN PENDEKATAN KULTURAL DALAM PENERAPAN 3T   SOAL WACANA PPN BAHAN POKOK DAN JASA PENDIDIKAN, KETUA DPD LA NYALLA MATTALITTI: TIDAK ELOK DILAKUKAN   WAKIL KETUA MPR HIDAYAT NUR WAHID: RENCANA PEMERINTAH PAJAKI BAHAN POKOK DAN JASA PENDIDIKAN TAK SESUAI PANCASILA