Kompas TV nasional sosial

Rangga Sasana: Kekaisaran Sunda Nusantara di Luar Sistem Sunda Empire

Minggu, 9 Mei 2021 | 13:56 WIB
rangga-sasana-kekaisaran-sunda-nusantara-di-luar-sistem-sunda-empire
Ki Ageng Ranggasasana, salah satu pejabat Sunda Empire memastikan bahwa Raja Keraton Agung Sejagat Toto Santoso telah dipecat dari jabatan dan keanggotaan Sunda Empire, Minggu (19/1/2020) di Yogyakarta. (Sumber: Kompas TV/Michael)

KOMPAS.TV - Kemunculan video petugas menilang mobil Mitshubishi Pajero warna hitam beridentitas nyeleneh yang dikemudikan Rusdi Karepesina heboh. Apalagi Rusdi memakai "Kekaisaran Sunda Nusantara" dalam surat identitas yang dibawanya

Plat kendaraan SN 45 RSD ternyata palsu. Rusdi tak bisa memperlihatkan surat izin mengemudi (SIM).

Identitas tak resmi yang ditemukan petugas mencantumkan pengemudi sebagai warga negara Kekaisaran Sunda Nusantara.

Ada yang kemudian menghubungkan antara Kekaisaran Sunda Nusantara dan Sunda Empire, yang juga sempat menghebohkan jagad maya. 

Baca Juga: Pengakuan Rusdi Karesepina Sang Jenderal Kekaisaran Sunda Nusantara

Mantan petinggi Sunda Empire Raden Rangga Sasana, melalui kuasa hukum  Erwin Syahrudin, membantah klub Sunda Empire memiliki keterkaitan dengan Kekaisaran Sunda Nusantara yang bermarkas di Depok itu.

"Kekaisaran Sunda Nusantara tersebut tidak ada hubungan sama sekali, apalagi hubungan garis lurus, sungguh tidak ada hubungan tersebut antara Sunda Empire - Earth Empire X Kekaisaran Sunda Nusantara (yang lagi ramai diberitakan)," kata Rangga yang disampaikan Erwin melalui pesan singkatnya, Sabtu (8/5/2021), seperti dikutip dari Kompas.com.

Penulis : Fadhilah | Editor : Purwanto





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:06
ANGGOTA KOMISI I DPR SUKAMTA MINTA PEMERINTAH HENTIKAN KERJA SAMA DENGAN PERUSAHAAN AFILIASI JUNTA MILITER MYANMAR   PENDAFTARAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) DKI JAKARTA JENJANG PAUD DAN SD MULAI DIBUKA SENIN, 21 JUNI 2021   â€œROAD BIKE” DILARANG MELINTAS DI JALAN LAYANG NONTOL (JLNT) KAMPUNG MELAYU-TANAH ABANG MULAI MINGGU, 20 JUNI 2021   KEUSKUPAN AGUNG JAKARTA TETAPKAN 21 PAROKI YANG DIPERTIMBANGKAN SEBAGAI ZONA MERAH DAN ZONA ORANYE COVID-19   KASUS COVID-19 MELONJAK, KEUSKUPAN AGUNG JAKARTA MINTA PAROKI DI ZONA MERAH HENTIKAN MISA “OFFLINE” ATAU TATAP MUKA   KASUS COVID-19 MENINGKAT, RUTAN KPK KEMBALI MEMBERLAKUKAN KUNJUNGAN DARING MULAI 18 JUNI 2021   MENSOS TRI RISMAHARINI SARANKAN 11.000 PEKERJA MIGRAN ASAL SULBAR YANG DATANG DARI MALAYSIA LANGSUNG DIPULANGKAN   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN TEGASKAN SELURUH KEGIATAN DI JAKARTA HARUS TUTUP PUKUL 21.00 WIB   SIDAK MALAM KE KAWASAN KEMANG, GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN: KITA TEMUKAN PENGELOLA TAK BERTANGGUNG JAWAB   BARU BUKA SATU HARI, TOWER 8 WISMA ATLET PADEMANGAN TELAH MENERIMA 662 PASIEN COVID-19   PERHIMPUNAN DOKTER PARU: JIKA PPKM SKALA BESAR TAK DILAKUKAN, FASILITAS KESEHATAN BISA KOLAPS   WISMA ATLET KEMAYORAN HANYA MENERIMA PASIEN COVID-19 YANG BERGEJALA DENGAN KOMORBID ATAU PENYAKIT PENYERTA    DINKES KOTA BEKASI: PESERTA VAKSINASI MASSAL DI STADION PATRIOT CANDRABHAGA BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS   ANTISIPASI LONJAKAN COVID-19, DINKES KOTA BEKASI TAMBAH SATU AULA ISOLASI DI STADION PATRIOT CANDRABHAGA