Kompas TV internasional kompas dunia

Nama Bayi Ini Terlalu Sulit, Sertifikat Kelahirannya Bahkan Harus Dicetak Ulang karena Sempat Salah

Sabtu, 8 Mei 2021 | 09:41 WIB
nama-bayi-ini-terlalu-sulit-sertifikat-kelahirannya-bahkan-harus-dicetak-ulang-karena-sempat-salah
Ilustrasi bayi. (Sumber: Instagram)

MANILA, KOMPAS.TV - Seorang bayi pria di Filipina diberi nama yang sulit oleh orang tuanya, bahkan sertifikat kelahirannya sampai harus dicetak ulang.

Hal itu dikarenakan sempat salah menuliskan nama anak tersebut, yang memang lebih banyak menggunakan huruf konsonan ketimbang vokal.

Seperti diungkapkan GMA News Online dikutip dari World of Buzz, Jumat (7/5/2021), bayi tersebut diberi nama Ghlynnyl Hylhyr Yzzyghyl Mampuan Buscato.

Baca Juga: WHO Setujui Penggunaan Sinopharm sebagai Vaksin Covid-19

Nama itu berasal dari kombinasi huruf dari nama ayah, ibu, kakek dan nenek bayi tersebut.

Saking sulitnya menuliskan nama sang bayi, sertifikat kelahiran miliknya sempat salah dan harus dicetak ulang.

Uniknya, kakek sang bayi, Raugyl Ferolin Estrera memberikan nama panggilan sang bayi Konsonan, karena minimnya huruf vokal di namanya.

“Jika saya ingin memberikannya nama, harus sesuatu yang bernilai untuk keluarga kami. Nama tak seharusnya diberikan asal-asalan,” katanya.

Baca Juga: Mantan Presiden Maladewa Terluka dalam Ledakan yang Disebut Sebagai Aksi Terorisme

Ia juga berjanji akan mengajari Konsonan untuk mengeja namanya, dan alasan diberikannya nama itu, ketika ia sudah cukup umur untuk membaca dan menulis.

Penulis : Haryo Jati | Editor : Deni Muliya

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:49
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19