Kompas TV nasional peristiwa

Pemerintah Berjanji Batasi Kuota Tangkapan Ikan Kapal Eks Asing

Jumat, 7 Mei 2021 | 22:50 WIB
pemerintah-berjanji-batasi-kuota-tangkapan-ikan-kapal-eks-asing
Kapal ikan asing Vietnam tak bisa melaut setelah ditangkap dalam operasi gabungan antara Ditjen PSDKP KKP RI dan BAKAMLA RI pada Minggu (27/5/2018) (Sumber: Humas KKP.go.id)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Kuota tangkapan ikan bagi kapal-kapal buatan luar negeri atau eks asing yang kembali beroperasi akan diatur. Pemerintah akan mengarahkan untuk memanfaatkan potensi lestari ikan yang belum termanfaatkan.

Juru Bicara Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Muryadi menjelaskan, pemanfaatan kembali kapal ikan eks asing yang selama ini mangkrak akan diatur dengan kuota tangkap. Kuota tangkapan juga akan dibatasi 50 persen dari potensi tangkap lestari yang belum termanfaatkan.

Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan, total potensi stok ikan Indonesia sebesar 12,5 juta ton per tahun, dengan jumlah ikan yang boleh ditangkap untuk potensi lestari sejumlah 10,2 juta ton per tahun.

Hingga kini, potensi lestari yang termanfaatkan baru 6,8 juta ton sehingga ada sisa kuota tangkap sebanyak 3,4 juta ton. Sisa kuota tangkap akan dibagi dua untuk dimanfaatkan kapal eks asing dan kapal nelayan kecil.

Baca Juga: Peneliti: Kapal Patroli Pengawas Pencurian Ikan di Natuna Kalah Jumlah dengan Kapal Asing Ilegal

“Izin kapal buatan luar negeri atau kapal eks asing memang akan kita buka untuk memanfaatkan sisa kuota yang belum termanfaatkan. Namun, (izin pemanfaatannya) itu pun hanya 50 persen dari sisa kuota tangkap, selebihnya dipersiapkan untuk nelayan kecil,” kata Wahyu, secara tertulis, Kamis (6/5/2021), dilansir dari Kompas.id, Jumat (7/5/2021).

Pemerintah juga mendorong kepastian investasi dan pendapatan bagi negara dari pemberlakuan kapal eks asing melalui opsi sistem bagi hasil, berupa lelang pemanfaatan zona tangkapan yang paling menguntungkan buat negara, sambil menjaga kelestarian lingkungan.

Penulis : Fransisca Natalia | Editor : Hariyanto Kurniawan





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:14
AC MILAN AKAN BERI BAN KAPTEN KEPADA SIMON KJAER KARENA AKSI HEROIKNYA SAAT MENOLONG CHRISTIAN ERIKSEN DI MOMEN KRITIS   WAPRES KOMITE OLIMPIADE INTERNASIONAL (IOC) JOHN COATES TIBA DI JEPANG JELANG OLIMPIADE TOKYO   JEPANG AMANKAN VAKSIN COVID-19 TAMBAHAN UNTUK 20.000 STAF OLIMPIADE DAN PARALIMPIK TOKYO   SEBANYAK 25 ORANG TEWAS AKIBAT LEDAKAN BESAR PIPA GAS DI DEKAT PASAR SAYUR YANG RAMAI DI SHIYAN, TIONGKOK   KOREA SELATAN MULAI MELONGGARKAN PEMBATASAN SOSIAL UNTUK KONSER K-POP   KOMISI VI DPR: RENCANA PENGENAAN TARIF BANK HIMBARA MELALUI MESIN ATM LINK TIDAK AKAN DILANJUTKAN   POLISI AKAN PERIKSA AJUDAN WABUP SANGIHE HELMUD HONTONG SEBAGAI SAKSI ATAS KEMATIAN WABUP DI PESAWAT   PEMUTIHAN DENDA PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA BERAKHIR PADA BULAN INI   KOMPOLNAS MINTA PATROLI RUTIN SETELAH TANGKAP 50 PELAKU PUNGLI DI KAWASAN PELABUHAN TANJUNG PRIOK, JAKUT   KSAU MARSEKAL FADJAR PRASETYO TEGASKAN PANDEMI COVID-19 TAK HALANGI PENINGKATAN KESIAPSIAGAAN PRAJURIT TNI AU   PEMKOT TANGERANG TARGETKAN 5.000 ORANG AKAN DIVAKSINASI COVID-19 PADA HARI INI DI GEDUNG PUSPEMKOT TANGERANG   HANYA DALAM SEPEKAN TERAKHIR, TINGKAT KETERISIAN RS DARURAT COVID-19 (RSDC) WISMA ATLET JAKARTA NAIK 69%   KADINKES DKI WIDYASTUTI SEBUT ADA 3 VARIAN BARU COVID-19 DI JAKARTA   ICW MINTA KY DAN BADAN PENGAWAS MA TELUSURI KEJANGGALAN PEMANGKASAN VONIS HUKUMAN PINANGKI SIRNA MALASARI