Kompas TV regional berita daerah

Polisi Bongkar Perdagangan Narkotika Online, Pelaku Dibekuk saat Ambil Kiriman Ganja

Kamis, 6 Mei 2021 | 22:35 WIB

JEMBER, KOMPAS.TV - Pratik perdagangan narkotika jenis ganja lintas provinsi dibongkar oleh Satuan Reskoba Kepolisian Resor Jember Jawa Timur. Tersangka melakukan transaksi ganja melalui media sosial lalu mengirimnya ke pemesan melalui jasa pengiriman barang.

KBO Satreskoba Polres Jember, Ipda Edi Santoso mengatakan bahwa praktik peredaran narkotika jenis ganja melalui transaksi media sosial dan jasa pengiriman paket barang terbongkar setelah polisi menangkap Safri Ramdani, warga Kabupaten Pasuruan Jawa Timur.

Saat itu, tersangka Safri Ramdani menerima paket barang dari ekspedisi di depan salah satu kantor desa di Kecamatan Wuluhan Jember. Polisi langsung menangkap tersangka Safri Ramdani dan membongkar isi paket, yang didalamnya terdapat narkotika jenis ganja seberat 18,74 gram.

Baca Juga: Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya Mengaku Kecolongan 5 Anggotanya Ditangkap karena Pesta Narkotika

Tersangka melakukan transaksi pemesanan melalui Instagram dengan alamat di Kota Bandung Jawa Barat. Paketan ganja dikemas dan diletakkan di dalam bungkusan kain untuk mengelabui petugas.

Polisi juga menyita bukti transfer pembayaran dan satu unit telepon genggam yang berisi percakapan transaksi. Polisi terus mengembangkan kasus itu, karena tersangka diduga anggota jaringan perdagangan ganja antar provinsi.

Tersangka akan dijerat Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

 

#Narkotika #Ganja #Online #JasaPengirimanBarang #Polisi #Jember

Penulis : KompasTV Jember





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:41
PELATIH ASAL ITALIA, MAURIZIO SARRI, TEKEN KONTRAK BERDURASI DUA TAHUN BERSAMA LAZIO   KEMENPAREKRAF YAKIN PEREKONOMIAN SEKTOR WISATA DAPAT TUMBUH DI TENGAH PANDEMI   ARAB SAUDI PERPANJANG VISA DAN IZIN TINGGAL BAGI EKSPATRIAT YANG TERJEBAK AKIBAT PEMBATASAN PANDEMI   TIONGKOK SIAP BANTU MEMFASILITASI DIALOG DAMAI BAGI MYANMAR   TIONGKOK ENGGAN MENCAMPURI URUSAN DALAM NEGERI LAIN SAAT MENGHADAPI ISU MYANMAR   AS INGIN BEKERJA SAMA DENGAN BEBERAPA NEGARA SEKUTU DI INDO-PASIFIK GUNA BANTU NEGARA KECIL KEPULAUAN DI PASIFIK   DINKES RIAU SELIDIKI INFORMASI VAKSIN COVID-19 YANG RUSAK DAN TERBUANG DI KEPULAUAN MERANTI   PUSKESMAS KAYUMANIS & PUSKESMAS PEMBANTU KENCANA DI KOTA BOGOR DITUTUP SEMENTARA SETELAH 11 NAKES POSITIF KORONA   MUI TENGAH MEMPERSIAPKAN FATWA HALAL ATAU HARAM TRANSAKSI ASET UANG KRIPTO   ANRI: ARSIP NASIONAL HARUS JADI MEMORI KOLEKTIF BANGSA YANG DAPAT DIAKSES OLEH MASYARAKAT   ARSIP NASIONAL RI (ANRI) TARGETKAN DIGITALISASI ARSIP DI SEMUA JENJANG INSTANSI PEMERINTAH RAMPUNG PADA 2024   GARUDA INDONESIA BELUM MEMBAYAR TUNJANGAN GAJI KARYAWAN RP 327,93 MILIAR   KEMENDIKBUD-RISTEK SEBUT DANA BOS DAPAT DIOPTIMALKAN PENGGUNAANNYA UNTUK PERSIAPAN BELAJAR TATAP MUKA TERBATAS   SATGAS COVID-19: PULAU JAWA BERKONTRIBUSI TERHADAP 52,4% KASUS COVID-19 SECARA NASIONAL