Kompas TV klik360 cerita indonesia

Menahan Tangis, Kolonel Laut (p) Iwa Kartiwa Klarifikasi 3 Isu Terkait Kondisinya

Selasa, 4 Mei 2021 | 12:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV  - Kolonel Laut (p) Iwa Kartiwa klarifikasi kondisinya terkait sejumlah hal pemberitaan terkait kondisi kesehatannya.  

“Pertama, ada pernyataan tentang kondiisi saya yang terbaring sakit, tidak bisa berbiacara dan hanya di tempat tidur. Saya seperti ini, kalau dikatakan sakit, saya masih bisa beraktivitas meski terbatas. Dari Tasik saya tidak pakai ambulance, saya dengan kendaraan pribadi. Saya ikthiar kesehatan untuk saya pribadi.”kata Kolonel Laut (p) Iwa Kartiwa dalam konferensi pers, yang disiarkan akun TNI Angkatan Laut di YouTube, Selasa (4/5/2021).

Hal kedua Iwa juga menjelaskan pemberitaan terkait dirinya terpapar radiasi serbuk besi kapal selam. 

Iwa menjelaskan kondisinya kini baik-baik saja dan tidak terkena radiasi.

"Ada isu saya terkena radiasi serbuk besi kapal selam karena terlalu lama. Saya berdinas di kapal selam sejak dari letnan dua, letnan satu, kapten, mayor, bersama teman-teman saya," kata Iwa sambil menahan tangis. 

"Ada pun radiasi,  buktinya beliau (Asrena KSAL Laksamana Muda Muhammad Ali) yang berlayar dengan kami masih sehat," kata Iwa.

Menurutnya kapal selam didesain oleh orang-orang ahli untuk membawa personel di kedalaman. 

Jadi Insya Allah di kedalaman berapapun sesuai speknya akan aman. 

Soal penyebab dirinya jatuh sakit, Iwa mengaku mungkin dirinya kurang disiplin. 

Tapi yang jelas bukan karena berdinas di kapal selam.

Ketiga, Iwa menjawab isu menjual rumah karena untuk membeli obat.

“Atas nama pribadi saya punya rumah dua, rumah dinas di Surabaya, rumah pribadi di Tasikmalaya. Saya gak pernah jual apapun, saya tidak diberi kesusahan, karena Angkatan Laut sudah memberikan segalanya untuk saya. Tidak ada masalah, saya masih diberi obat pada Februari 2021,”jelas Iwa.
Video Editor: Rengga
 

Penulis : Yuilyana





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:29
MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY PASTIKAN PEMERINTAH BERI BANTUAN KEBUTUHAN POKOK BAGI WARGA NTT TERDAMPAK BENCANA   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY KLAIM ANGKA “STUNTING” DI NUSA TENGGARA TIMUR MENURUN   DJP MENCATAT JUMLAH SPT TAHUNAN MENCAPAI 12.481.644 PER 30 APRIL 2021 ATAU NAIK 13,3 PERSEN DIBANDING TAHUN LALU   HARGA JUAL EMAS PT ANTAM PADA HARI INI BERADA DI ANGKA RP 930.000 PER GRAM   DUBES RI IZA FADRI PASTIKAN WNI DI MYANMAR AMAN SEUSAI LEDAKAN BOM PADA PEKAN LALU   BKN BELUM TETAPKAN JADWAL SELEKSI CPNS DAN PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA (PPPK) NON-GURU 2021   WALI KOTA DEPOK MOHAMMAD IDRIS MINTA PERUSAHAAN MEMBAYARKAN THR KEPADA KARYAWAN PALING LAMBAT 7 HARI SEBELUM LEBARAN   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN TENGAH PERTIMBANGKAN PELAKSANAAN SHALAT IDUL FITRI DI TENGAH PANDEMI COVID-19   22 WARGA KELURAHAN MURTIGADING, BANTUL, YOGYAKARTA, POSITIF COVID-19 DARI KLASTER SHALAT TARAWIH DI MASJID   PB IDI MEMINTA IMPLEMENTASI LARANGAN MUDIK LEBARAN YANG AKAN DITERAPKAN MULAI 6-17 MEI 2021 HARUS DIPERTEGAS   PT KAI AKAN MENELITI DENGAN CERMAT SELURUH DOKUMEN CALON PENUMPANG DI MASA PELARANGAN MUDIK 6-17 MEI 2021   IMBAS STASIUN TANAH ABANG DITUTUP, PT KAI SEBUT PENUMPANG KRL DI STASIUN KARET MELONJAK 73 PERSEN   ANTISIPASI KEPADATAN PENGUNJUNG, DITLANTAS POLDA METRO JAYA AKAN BUKA TUTUP JALAN DI KAWASAN PASAR TANAH ABANG   KAPOLRI INSTRUKSIKAN KAPOLDA MELAKUKAN PENGAMANAN & PERKETAT PENGAWASAN PENERAPAN PROKES DI DESTINASI WISATA