Kompas TV nasional wawancara

Ini yang Harus Dipelajari Indonesia dari Lonjakan Kasus Harian di India

Kamis, 22 April 2021 | 23:26 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - India melaporkan penambahan kasus baru Covid-19 pada Kamis (22/4/2021) sebanyak 314.835 dalam waktu 24 jam.

Belajar dari kasus yang terjadi di India, Kepala Bidang Pengembangan Profesi Epidemiolog Indonesia, Masdalina Pane, mengatakan bahwa Indonesia harus terus memperkuat pijakan 3M dan 3T.

"3M harus tetap dikuatkan kemudian juga 3T harus tetap dilakukan dengan masif," ujar Masdalina, Kamis (22/4/2021).

Selain itu, pembatasan mobilitas juga menjadi kunci untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

Baca Juga: 5 Faktor Penyebab India Mengalami 'Tsunami' Covid-19 Hingga Tembus 300 Ribu Dalam 24 Jam

Guru Besar Fakultas Kedokteran UI, Candra Yoga Aditama, juga mengimbau agar Indonesia bisa mengendalikan agenda-agenda besar seperti Idul Fitri yang sebentar lagi akan datang.

Selain itu, Candra juga mengatakan agar vaksinasi harus tetap ditunjang dengan protokol kesehatan.

Kasus positif corona di India terus bertambah bahkan perdana menterinya menyebut ini sebagai tsunami corona. 

Pelajaran apa yang bisa kita ambil dari pelonjakan kasus korona di India? 

Kita bahas bersama Kepala Bidang Pengembangan Profesi Epidemiolog Indonesia, Masdalina Pane, dan Guru Besar Fakultas Kedokteran UI sekaligus Mantan Direktur Who Asia Tenggara, Candra Yoga Aditama.

Baca Juga: Menkes Sebut India Lengah di Tengah Kesuksesan Vaksinasi, Bagaimana Indonesia?

Penulis : Reny Mardika

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:11
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19