Kompas TV nasional hukum

Selain Tol dan Jalan Alternatif, Jalur Tikus Ikut Dipantau Petugas di Masa Larangan Mudik 2021

Minggu, 18 April 2021 | 06:25 WIB
selain-tol-dan-jalan-alternatif-jalur-tikus-ikut-dipantau-petugas-di-masa-larangan-mudik-2021
Petugas melakukan pemeriksaan pada mudik H-1 Lebaran di check point penyekatan pertama di ruas tol Jakarta - Cikampek Km 31, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (23/5/2020). (Sumber: KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Polda Metro Jaya sudah memetakan sejumlah jalur yang akan dilewati pelaku perjalanan untuk menghindari penyekatan di masa larangan mudik 6 hingga 17 Mei mendatang.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnmo Yogo menjelaskan pihaknya tidak hanya memantau titik perlintasan melalui akses tol maupun jalur alternatif. Jalur tikus yang digunakan kendaraan roda dua dan travel ilegal juga menjadi pantauan.

Sambodo mengingatkan agar masyarakat mematuhi larangan mudik 2021 dan tidak berusaha mencari jalur tikus maupun jalur alternatif.

Baca Juga: Presiden Jokowi: Larangan Mudik untuk Keselamatan Bersama

Pihaknya, sambung Sambodo, bakal bertindak memberikan sanksi, termasuk meminta pelaku perjalanan memutar balik.

Bagi kendaraan pribadi yang digunakan memungut bayaran atau disebut travel gelap pihaknya bakal mengamankan kendaraan dan dapat diambil setelah 17 Mei 2021.

Kemudian pengendara bakal mendapat sanksi tilang dengan dijerat Pasal 308 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan denda maksimal Rp500.000 atau kurungan penjara maksimal 2 bulan.

Untuk operator bus yang tetap beroperasi membawa penumpang akan dikenakan sanksi, baik teguran maupun pencabutan usaha dari Kementerian Perhubungan.

Baca Juga: Ribuan Pemudik Dini Tiba di Terminal

"Kalau dia usaha yang berizin, misalnya, bus 'kan sudah dibilang tidak boleh jalan, tetapi dia jalan, ada sanksi dari Dinas Perhubungan, baik teguran atau pencabutan (izin usaha) atau sanksi lain," ujar Sambodo saat meninjau Jembatan Siphon Cibeet, Bekasi, Sabtu.

Penulis : Johannes Mangihot

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:07
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19