Kompas TV nasional sosial

Alasan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Tak Setuju Impor Beras Saat Panen Raya

Rabu, 14 April 2021 | 16:44 WIB
alasan-pengusaha-penggilingan-padi-dan-beras-tak-setuju-impor-beras-saat-panen-raya
Budi Waseso saat mengecek gudang beras Bulog. Ia mengaku tidak meminta impor beras karena masih ada cadangan di gudang Bulog. (Sumber: KOMPAS.COM/IDHAM KHALID)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV- Ketua Umum Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi), Sutarto Alimoeso, tidak menyetujui keputusan pemerintah mengimpor beras saat panen raya. Keputusan pemerintah mempersiapkan impor beras pada waktu panen raya kurang tepat.

"Secara psikologis akan berdampak pada pasar beras dalam negeri," ujarnya dalam webinar Kebijakan Pembangunan Pertanian Seri 1: Problematika dan Kebijakan Impor Beras, Rabu (14/4) yang diselenggarakan Pusat Kajian Kebijakan Pertanian (PAKTA) Fakultas Pertanian UGM dan Kagama Pertanian UGM.

Menurut Sutarto, harga gabah dan beras akan tertekan serta mempunyai kecenderungan menurun.  Ia meminta pemerintah untuk meninjau kembali keputusan impor beras.

Peninjauan kembali keputusan ini juga membantu petani supaya harga wajar dan dapat diterima petani. Hasilnya, petani akan tetap bergairah untuk menanam padi kembali pada musim selanjutnya.

Baca Juga: Polemik Impor Beras, Ganjar Pranowo Tinjau Gudang Bulog

“Sebaiknya pemerintah  meningkatkan penyerapan gabah dan beras dalam negeri secara intensif,” ucapnya.

Ia berpendapat kebijakan beras nasional perlu dilakukan secara komprehensif, mulai dari hulu dan hilir, sesuai dengan amanat undang-undang yang berlaku.

Penulis : Switzy Sabandar | Editor : Eddward S Kennedy





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:59
TINJAU LARANGAN MUDIK DI PELABUHAN MERAK, KETUA DPR PUAN MAHARANI MINTA DISTRIBUSI LOGISTIK JANGAN TERGANGGU   MUDIK DILARANG, TRAFIK TRUK DARI JAWA KE SUMATERA NAIK 24 PERSEN   SEBANYAK 5.000 KENDARAAN PEMUDIK DIMINTA PUTAR BALIK DI POS PENYEKATAN TANJUNGPURA, KARAWANG, JABAR   PEMKAB PATI, JATENG, PERKETAT AKSES MASUK KE PERUMAHAN RSS SIDOKERTO SETELAH 56 WARGA PERUMAHAN TERPAPAR COVID-19   DIRLANTAS POLDA BANTEN KOMBES RUDY PURNOMO: SEJUMLAH TEMPAT WISATA BANTEN BUKA SECARA TERBATAS SAAT LIBUR LEBARAN   POLDA BANTEN MELARANG MASYARAKAT DARI LUAR WILAYAH BERKUNJUNG KE TEMPAT WISATA DI BANTEN   SELAMA MASA LARANGAN MUDIK, KEMENHUB KURANGI OPERASIONAL DERMAGA DAN KAPAL DI MERAK-BAKAUHENI    HARI KEEMPAT LARANGAN MUDIK, SEBANYAK 100 KENDARAAN DI POSKO PENYEKATAN KOTA TANGERANG DIMINTA PUTAR BALIK   KADISDIK: PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) DKI JAKARTA JALUR PRESTASI TAK MENGGUNAKAN SYARAT BATAS USIA    PEMPROV DKI JAKARTA MENERIMA 2.189 PERMOHONAN PEMBUATAN SURAT IZIN KELUAR MASUK (SIKM) SEJAK 6-8 MEI 2021    SERIKAT PEKERJA SELURUH INDONESIA: MASIH ADA PERUSAHAAN DI KOTA TANGERANG YANG BELUM LUNASI THR TAHUN LALU   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO TEGASKAN DAERAH ZONA MERAH COVID-19 TAK BOLEH BUKA TEMPAT WISATA   WAKIL KETUA KPK NURUL GHUFRON PASTIKAN TAK ADA PEGAWAI YANG DIBERHENTIKAN KARENA TAK LOLOS TES WAWASAN KEBANGSAAN   KPK AKAN BERKOORDINASI DENGAN KEMENPAN RB DAN BKN TERKAIT TINDAK LANJUT 75 PEGAWAI YANG DINYATAKAN TIDAK LOLOS TWK