Kompas TV regional peristiwa

Kakek 70 Tahun Bacok Menantunya saat Salat Maghrib, Berawal Tanya Soal Uang Kiriman Anaknya

Kompas.tv - 12 April 2021, 01:34 WIB
kakek-70-tahun-bacok-menantunya-saat-salat-maghrib-berawal-tanya-soal-uang-kiriman-anaknya
Ilustrasi darah korban pembunuhan. (Sumber: Pixabay)
Penulis : Tito Dirhantoro

JAKARTA, KOMPAS TV - Seorang kakek bernama Bukiman, warga Desa Kelbung, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, nekat membacok menantunya bernama Hori (30) pada Jumat (9/4/2021) pukul 18.00 WIB.

Kakek berusia 70 tahun itu membacok Hori dengan sebilah calok, senjata tajam sejenis celurit khas Madura, di Bangkalan, Jawa Timur di dalam rumah.

Baca Juga: Tukang Jahit Bacok Dan Bakar Rumah Warga di Pangandaran

Pelaku membacok menantunya saat melaksanakan Salat Maghrib. Alasannya, jengkel karena jawaban sang menantu tidak memuaskan ketika ditanya soal kiriman uang dari Malaysia.

Kasubbag Humas Polres Bangkalan, AKP Arif Djunaidi, menjelaskan kejadian tersebut berawal ketika pelaku menanyakan uang kiriman dari anaknya, Ma’i, yang sedang merantau di Malaysia.

Pelaku pada saat hari kejadian sudah menanyakan soal uang itu sejak pagi hingga siang kepada istrinya bernama Marasi.

Baca Juga: Buru Pelaku Pembacokan Bocah di Merauke, Polisi Gelar Razia Senjata Tajam

Lalu, selepas Maghrib pelaku kembali menanyakan hal yang sama. Kali ini pertanyaan diajukan pelaku kepada anak perempuannya bernama Kartina.

Namun, alih-alih Kartina yang menjawab, malah menantunya Hori yang menjawab pertanyaan pelaku Bukiman. Hori menjawab tidak tahu

“Baik istri, anak perempuan (isteri korban), dan menantunya atau korban Hori menjawab tidak tahu," kata Arif dikutip dari Tribunnews.com pada Minggu (11/4/2021).

Baca Juga: Dipicu Saling Ejek, Pelaku Pembacokan Pengamen Terungkap



Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA



Close Ads x