Kompas TV regional gaya hidup

Sabun Tjantik, Usaha Kreatif Sabun Ramah Lingkungan yang Minim Bahan Kimia

Sabtu, 10 April 2021 | 18:41 WIB

PONTIANAK, KOMPAS.TV - Sesuai dengan namanya, Sabun Tjantik ini memiliki tampilan yang menarik.

Istimewanya lagi, sabun yang dibuat oleh Tri dan Risa ini, ramah lingkungan.

Berawal dari pandemi covid-19, ide kreatif membuat sabun "Tjantik" ini muncul.

Pandemi covid-19 yang mewabah di Indonesia lebih dari setahun, memaksa kedua nya se-kreatif mungkin mencari tambahan penghasilan.

Pembuatan sabun ini juga selaras dengan keinginan keduanya untuk beralih menggunakan produk yang minim bahan kimia.

Sabun yang masuk dalam kategori sabun organik ini sangat mudah dibuat.

Tri dan Risa mengklaim, produknya sangat  aman untuk kulit penggunanya.

Untuk membuatnya dapat disiapkan wadah, minyak zaitun, minyak kelapa sawit, campuran NaOH dan "fragrance oil".

Selanjutnya bahan baku minyak zaitun dan NaOH dicampurkan dan diaduk hingga semua bahan tercampur rata.

Untuk menambahkan wewangian alami, adonan sabun lalu ditambahkan fragrance oil.

Setelah semuanya tercampur, adonan sabun dimasukan ke dalam kotak pencetak.

Agar lebih menarik, sejumlah bahan seperti bunga kering pun ditambahkan.

Selanjutnya adonan ini dikeringkan selama beberapa jam. Setelah mengering, sabun  dapat dipotong sesuai ukuran.

Menarik bukan tampilan sabun organik ini?.

Mau mencoba sensasi dan khasiat sabun organik tanpa bahan kimia seperti ini?

Anda bisa mencoba membuatnya di rumah, dengan bahan baku yang tentunya tidak sulit dicari, dan wewangian sesuai selera anda.
 

Penulis : Dea Davina





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:21
KAPASITAS PENGUNJUNG PUSAT PERBELANJAAN ATAU MAL DI DEPOK SELAMA LIBUR LEBARAN DIBATASI MAKSIMUM 30 PERSEN    MUDIK DILARANG, TRAFIK TRUK DARI JAWA KE SUMATERA NAIK 24 PERSEN   PEMKAB BANYUMAS IZINKAN OBYEK WISATA TETAP BUKA SAAT LIBUR LEBARAN DENGAN SYARAT PENERAPAN PROKES KETAT    PEMKAB PATI, JATENG, PERKETAT AKSES MASUK KE PERUMAHAN RSS SIDOKERTO SETELAH 56 WARGA PERUMAHAN TERPAPAR COVID-19    DIRLANTAS POLDA BANTEN KOMBES RUDY PURNOMO: SEJUMLAH TEMPAT WISATA BANTEN BUKA SECARA TERBATAS SAAT LIBUR LEBARAN    POLDA BANTEN MELARANG MASYARAKAT DARI LUAR WILAYAH BERKUNJUNG KE TEMPAT WISATA DI BANTEN    SELAMA MASA LARANGAN MUDIK, KEMENHUB KURANGI OPERASIONAL DERMAGA DAN KAPAL DI MERAK-BAKAUHENI   KEMENTERIAN PPPA USUL PEREMPUAN LEBIH BANYAK MENERIMA BANTUAN PRESIDEN USAHA MIKRO (BPUM)    KADISDIK: PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) DKI JAKARTA JALUR PRESTASI TAK MENGGUNAKAN SYARAT BATAS USIA   PEMPROV DKI JAKARTA MENERIMA 2.189 PERMOHONAN PEMBUATAN SURAT IZIN KELUAR MASUK (SIKM) SEJAK 6-8 MEI 2021   SERIKAT PEKERJA SELURUH INDONESIA: MASIH ADA PERUSAHAAN DI KOTA TANGERANG YANG BELUM LUNASI THR TAHUN LALU    KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO TEGASKAN DAERAH ZONA MERAH COVID-19 TAK BOLEH BUKA TEMPAT WISATA    WAKIL KETUA KPK NURUL GHUFRON PASTIKAN TAK ADA PEGAWAI YANG DIBERHENTIKAN KARENA TAK LOLOS TES WAWASAN KEBANGSAAN    KPK AKAN BERKOORDINASI DENGAN KEMENPAN RB DAN BKN TERKAIT TINDAK LANJUT 75 PEGAWAI YANG DINYATAKAN TIDAK LOLOS TWK