Kompas TV regional berita daerah

Bangunan Pasar Ambruk, Namun Revitalisasi Belum Dapat Dilakukan, Apa Penyebabnya ?

Jumat, 9 April 2021 | 13:11 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS.TV - Revitalisasi bangunan tua di Banjarmasin menjadi perhatian pasca runtuhnya bagian dinding Pasar Ujung Murung  pada senin malam lalu.

Namun rupanya upaya revitalisasi bangunan tua di Pasar Ujung Murung dan Sudimampir Baru masih belum dapat dilakukan Pemkot Banjarmasin.

Baca Juga: Bangunan Pasar Ujung Murung Ambruk Saat Hujan Lebat dan Angin Kencang

Menurut Pelaksana Tugas  Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Kota Banjarmasin, Norbiansyah, hal tersebut lantaran para pedagang Pasar Sudimampir Baru berkeinginan agar menghabiskan masa surat hak guna bangunan, SHGB yang yang berlaku hingga tahun 2025.

“Sudah kita rapatkan dengan pedagang, pada intinya yang di pasar baru mereka berkeinginan agar habis dulu masa SHGB-nya sementara yang di pasar Ujung Murung mereka menginginkan secepatnya,” ucap Norbiansyah.

“Karena belum ada titik temu seperti apa, nanti mungkin kerjasamanya dengan pihak ketiga baru pemerintah kota melaksanakan,” lanjutnya.

Baca Juga: Peringatan Keras! Kalapas Banjarmasin Hancurkan Handphone Sitaan Razia Lapas dengan Palu

Upaya revitalisasi saat ini masih ditujukan pada dua pasar tersebut sedangkan pasar lainnya masih dianggap layak.

Sementara akibat runtuhnya tembok selasar kios di lantai dua dan tiga dari bangunan tua Pasar Ujung Murung juga berdampak pada 3 buah toko sekitar.

 

Penulis : KompasTV Banjarmasin





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:12
TENGGELAMKAN EKS KRI BALIKPAPAN DALAM LATIHAN GABUNGAN, KRI CLURIT 641 DAN KRI KUJANG 642 TEMBAKKAN RUDAL C-705   KEMENHUB & POLRI AKAN TERAPKAN SANKSI TERHADAP KENDARAAN YANG NEKAT BEROPERASI SELAMA PENIADAAN MUDIK   ADA LARANGAN MUDIK, KEMENHUB: SEMUA MODA TRANSPORTASI DARAT, LAUT, UDARA, TAK BOLEH ANGKUT PENUMPANG 6-17 MEI 2021   TAMAN MINI INDONESIA INDAH (TMII) TETAP BEROPERASI SEPERTI BIASA SELAMA PROSES PENGAMBILALIHAN OLEH NEGARA   PRESIDEN JOKOWI SERUKAN PENOLAKAN TERHADAP NASIONALISME VAKSIN   PRESIDEN JOKOWI MENYATAKAN SAAT INI NASIONALISME VAKSIN COVID-19 SEMAKIN MENINGKAT   DINKES DKI TENGAH MENGKAJI VARIAN VIRUS KORONA BARU E484K YANG TERDETEKSI DI JAKARTA   WNI POSITIF COVID-19 DI LUAR NEGERI CAPAI 4.190: 3.276 SEMBUH, 179 MENINGGAL DUNIA, DAN 735 DALAM PERAWATAN   PRESIDEN JOKOWI MENDORONG NEGARA D-8 PULIHKAN EKONOMI GLOBAL LEWAT PERDAGANGAN   DALAM KTT D-8, PRESIDEN JOKOWI MENDORONG AGAR INDUSTRI “START UP” TERUS DIKEMBANGKAN   TNI & POLRI MASIH UPAYAKAN EVAKUASI KORBAN DAN SALURKAN BANTUAN KEPADA MASYARAKAT TERDAMPAK BENCANA NTT   KEPALA BNPB DONI MONARDO: JUMLAH KORBAN MENINGGAL TERBANYAK DITEMUKAN DI FLORES TIMUR, TEPATNYA DI PULAU ADONARA   BNPB: KORBAN MENINGGAL AKIBAT BENCANA DI NTT CAPAI 163 ORANG & 45 ORANG DINYATAKAN HILANG ATAU MASIH DALAM PENCARIAN    GUBERNUR NTT VIKTOR BUNGTILU LAISKODAT MENETAPKAN STATUS TANGGAP DARURAT BENCANA MULAI 6 APRIL HINGGA 5 MEI 2021