Kompas TV klik360 cerita indonesia

Kupas Tuntas Wajib Militer alias Wamil di Korea Selatan

Kamis, 8 April 2021 | 12:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Wajib militer di Korea Selatan, merupakan sebuah kewajiban. Namun perlu diperhatikan bahwa militer dalam wamil (wajib militer) berbeda dengan militer negara atau tentara.

Wajib militer di Korea Selatan boleh tidak dilaksanakan atau ditolak atau ditunda dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Agama Saksi Yehovah. Ajaran agama ini adalah mereka melarang menyerang orang lain dengan pedang. Maka, pemerintah tidak bisa memaksakan wamil pada orang yang memiliki agama tersebut.

2. Kesehatan. Lelaki usia 18-55 tahun yang berbadan sehat dan kuat, harus ikut wamil dengan memberikan surat keterangan kesehatan mereka.

3. Musisi Korea Selatan yang sudah berskala internasional atau membawa nama Korea Selatan dan atlet terkenal yang telah memenangkan medali di olimpiade atau medali emas di Asian Games.

Hingga kini, walaupun perang sudah tidak ada, wajib militer di Korsel tetap bersifat sebuah keharusan.

Sejarahnya, wamil Korsel sudah berlaku sejak jaman kuno periode 3 kerajaan. 

Nah, oppa yang kamu idolakan, sudah pernah ikut wamil belum?

Editor: Vila Randita

Penulis : Angela Winda





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:12
KIRGISTAN MENYATAKAN 13 ORANG MENINGGAL AKIBAT PERANG DENGAN TAJIKISTAN   ARKEOLOG MESIR TEMUKAN 110 MAKAM KUNO BERISI BANYAK JENAZAH JONGKOK DI DELTA SUNGAI NIL   SEBANYAK 40 GURU KONTRAK YANG DIBERHENTIKAN DISDIKBUD MALUKU MENGADU KE DPRD KARENA BELUM DIGAJI SELAMA 4 BULAN   KEJARI BANJARBARU SITA 30 IPAD YANG DIPERUNTUKAN BAGI ANGGOTA DPRD KARENA TERINDIKASI PENYELEWENGAN ANGGARAN   ASOSIASI PENGUSAHA TRUK INDONESIA (APTRINDO) MINTA PERHATIAN LEBIH DARI APARAT SOAL FENOMENA BAJING LONCAT   GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL: MUDIK DILARANG BUKANNYA MEMBATASI SILAHTURAHMI, TAPI UNTUK MELINDUNGI MASYARAKAT   KETUA KADIN JABAR CUCU SUTARA SEBUT 700 HOTEL DI WILAYAHNYA HENDAK DIJUAL AKIBAT TERDAMPAK PANDEMI COVID-19   TERMINAL KLARI KARAWANG HENTIKAN SEMENTARA OPERASIONAL BUS AKDP DAN AKAP PADA 6-17 MEI 2021   RSUP M DJAMIL PADANG TAMBAH 84 TEMPAT TIDUR UNTUK PASIEN COVID-19 AKIBAT PENINGKATAN KASUS KORONA   SATGAS COVID-19 TEGASKAN MASYARAKAT YANG SUDAH DIVAKSIN WAJIB TERAPKAN PROKES TERMASUK MEMAKAI MASKER   PEMERINTAH PERBAIKI DAN TAMBAH SATU PASAL DI UU ITE   KPK TINGKATKAN STATUS PENYIDIKAN PERKARA MANTAN BUPATI TALAUD SRI WAHYUMI SEJAK SEPTEMBER 2020   KPK PASTIKAN PENAHANAN KEMBALI MANTAN BUPATI TALAUD SRI WAHYUMI TELAH SESUAI ATURAN HUKUM YANG BERLAKU   MENDIKBUD-RISTEK NADIEM MAKARIM SEBUT ANAK DARI 53 AWAK KRI NANGGALA-402 PEROLEH BEASISWA DARI NEGARA