Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Pengelola TMII Akui Selama Ini Sulit Dapat Untung: Seringnya Impas, apalagi Pandemi Begini...

Rabu, 7 April 2021 | 18:53 WIB
pengelola-tmii-akui-selama-ini-sulit-dapat-untung-seringnya-impas-apalagi-pandemi-begini
Keong emas salah satu tempat rekreasi di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur (Sumber: Tribunnews.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Pemerintah lewat Kementerian Sekretaris Negara mengambil alih pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dari Yayasan Harapan Kita mulai hari ini, Rabu (07/04/2021). Langkah itu diambil lewat Keputusan Presiden (Keppres) yang diteken Presiden Jokowi. 

Badan Pelaksana Pengelola (BPP) TMII menyatakan, hal itu tidak akan berpengaruh pada layanan dan operasional sehari-hari. Kepala Bagian Humas BPP TMII, Adi Widodo mengatakan, pihaknya baru mengetahui pengambilalihan oleh pemerintah pada Rabu pagi. 

"Kami belum mengetahui detilnya, karena kami baru mengetahui tadi pagi. Tapi yang jelas tidak akan mengganggu layanan dan operasional Taman Mini, " kata Adi saat dihubungi Kompas TV. 

Baca Juga: Sejarah TMII; Digagas oleh Tien Soeharto dan Pernah Nunggak Pajak 1,9 Miliar

Menurut Adi, pihaknya baru akan menindaklanjuti terkait Keppres tersebut pada Jumat besok. Termasuk laporan keuangan TMII selama ini. Adi membenarkan pernyataan pemerintah, jika selama ini TMII sulit mencetak keuntungan. 

Pendapatan TMII yang berasal dari tiket masuk pengunjung dan pengelolaan unit lain, biasanya selalu impas untuk menutupi kebutuhan operasional. 

"Selain tiket masuk, unit lain seperti Taman Burung dan Akuarium Air Tawar itu, kan, juga ada tiketnya. Tapi, ya, seringnya impas, apalagi kalau pandemi begini kita juga mendapat bantuan dari yayasan (Harapan Kita) untuk bayar gaji karyawan dan renovasi, " ungkapnya. 

Penulis : Dina Karina | Editor : Eddward S Kennedy





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:52
MULAI BESOK, SINGAPURA TERAPKAN "LOCKDOWN" HINGGA 13 JUNI 2021   LEBIH DARI 350.000 ORANG DI JEPANG MENANDATANGANI PETISI YANG MEMINTA OLIMPIADE TOKYO DIBATALKAN   WHO PERINGATKAN PANDEMI COVID-19 TAHUN INI BISA LEBIH PARAH DARIPADA SEBELUMNYA   MUSEUM MADAME TUSSAUDS PINDAHKAN PATUNG LILIN HARRY-MEGHAN DARI ANGGOTA KELUARGA KERAJAAN INGGRIS    PEMERINTAH: 15 MEI 2021, JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 15.469.561 SPESIMEN   HINGGA 15 MEI 2021, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 84.063 ORANG   SATGAS COVID-19: HARI INI, ANGKA KEMATIAN AKIBAT COVID-19 DI INDONESIA BERTAMBAH 144 KASUS, TOTAL 47.967 KASUS   SATGAS COVID-19: JUMLAH PASIEN SEMBUH HARI INI BERTAMBAH 4.181 ORANG, TOTAL 1.597.067 ORANG   SATGAS COVID-19: HARI INI DI INDONESIA ADA PENAMBAHAN 2.385 KASUS POSITIF KORONA, TOTAL 1.736.670 KASUS   POLDA JATIM GELAR PENYEKATAN SERENTAK DAN TES CEPAT COVID-19 SECARA ACAK DI 29 TITIK POS PENYEKATAN   SEBUAH PERAHU YANG BAWA 20 PENUMPANG DI WADUK KEDUNGOMBO, BOYOLALI, TERBALIK, 9 ORANG MASIH DALAM PENCARIAN   TNI AL SELAMATKAN 27 ABK KAPAL SINAR MAS YANG TERBAKAR DI LAUT NATUNA UTARA   PT KCI: TES CEPAT ANTIGEN SECARA ACAK DI STASIUN MANGGARAI, BOGOR, BEKASI, & TANGERANG DILAKUKAN HINGGA BESOK   PT KCI LAKUKAN TES CEPAT ANTIGEN SECARA ACAK KE PENUMPANG KRL DI STASIUN MANGGARAI, BOGOR, BEKASI, & TANGERANG