Kompas TV internasional kompas dunia

Wah! Arab Saudi Rombak Aturan Ketenagakerjaan Pekerja Migran Asing Sektor Swasta, Berlaku Hari Ini

Minggu, 14 Maret 2021 | 18:23 WIB
wah-arab-saudi-rombak-aturan-ketenagakerjaan-pekerja-migran-asing-sektor-swasta-berlaku-hari-ini
Arab Saudi mengeluarkan kebijakan baru yang bersejarah di bidang ketenagakerjaan migran asing dan ekspatriat untuk mencapai target dan ambisi visi 2030. Reformasi kebijakan ketenagakerjaan itu, seperti dilaporkan Arab News, Minggu (14/03/2021) memberikan kebebasan lebih besar bagi jutaan pekerja migran dan ekspatriat di Arab Saudi dan mulai berlaku hari ini, Minggu, (14/03/2021). Salah satunya adalah reformasi sistem sponsor kafala, dimana pekerja asing sektor swasta akan memiliki mobilitas kerja yang lebih baik, dapat berganti pekerjaan (Sumber: AP Photo)

RIYADH, KOMPAS.TV - Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengeluarkan kebijakan baru yang bersejarah di bidang ketenagakerjaan migran asing dan ekspatriat untuk mencapai target dan ambisi visi 2030. Reformasi kebijakan ketenagakerjaan itu, seperti dilaporkan Arab News, Minggu (14/03/2021) memberikan kebebasan lebih besar bagi jutaan pekerja migran dan ekspatriat di Arab Saudi dan mulai berlaku hari ini, Minggu, (14/03/2021).  

Salah satunya adalah reformasi sistem sponsor kafala, dimana pekerja asing sektor swasta akan memiliki mobilitas kerja yang lebih baik, dapat berganti pekerjaan, dan dapat meninggalkan Arab Saudi tanpa persetujuan pemberi kerja. 

Perombakan dramatis ini adalah bagian dari upaya Kerajaan Saudi untuk membangun pasar kerja yang menarik yang akan memungkinkan pekerja asing untuk melamar langsung kepada layanan pemerintah, dengan kontrak kerja mereka didokumentasikan secara digital.

Baca Juga: Kekayaan Keluarga Kerajaaan Arab Saudi Capai Rp 21.525 T

Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed Bin Salman. Arab Saudi mengeluarkan kebijakan baru yang bersejarah di bidang ketenagakerjaan migran asing dan ekspatriat untuk mencapai target dan ambisi visi 2030. Reformasi kebijakan ketenagakerjaan itu, seperti dilaporkan Arab News, Minggu (14/03/2021) memberikan kebebasan lebih besar bagi jutaan pekerja migran dan ekspatriat di Arab Saudi dan mulai berlaku hari ini, Minggu, (14/03/2021). Salah satunya adalah reformasi sistem sponsor kafala, dimana pekerja asing sektor swasta akan memiliki mobilitas kerja yang lebih baik, dapat berganti pekerjaan. (Sumber: AP Photo/Amr Nabil)

Sebanyak 10 juta pekerja migran diharapkan mendapatkan manfaat dari perubahan di bawah Prakarsa Reformasi Tenaga Kerja (LRI) Kerajaan, yang dimaksudkan untuk mendorong "lingkungan kerja yang kompetitif dan adil".

Inisiatif ini akan membantu pekerja asing memperoleh status kependudukan yang tidak terikat dengan pemberi kerja tertentu, dan akan memungkinkan mobilitas kerja serta visa keluar dan masuk kembali ke Arab Saudi sambil melindungi hak-hak pekerja dan pemberi kerja.

Pekerja ekspatriat menyambut paket reformasi dengan antusias, sambil mengatakan kebijakan baru tersebut menawarkan mereka pilihan dan dukungan yang lebih besar dalam pekerjaan.

Baca Juga: Pemerintah Tunggu Keputusan Arab Saudi Soal Ibadah Haji

"Ini adalah salah satu hal terbaik yang terjadi sejak saya bekerja di Saudi," kata Imroz Abdulrahman, ekspatriat India yang telah tinggal di Kerajaan selama lima tahun, kepada Arab News.

“Saya ingat empat tahun lalu, ketika saya ingin meninggalkan bekas majikan saya dan bekerja untuk keluarga lain, prosesnya sangat rumit dan sulit bagi semua orang yang terlibat. Masalahnya butuh waktu berbulan-bulan untuk diselesaikan. ”

Penulis : Edwin Shri Bimo

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:24
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19