Kompas TV nasional berita utama

Soal Gaungkan Benci Produk Asing, Jokowi: Gitu Aja Rame

Jumat, 5 Maret 2021 | 12:42 WIB
soal-gaungkan-benci-produk-asing-jokowi-gitu-aja-rame
Presiden Jokowi saat peresmian pembukaan Rapat Kerja Nasional Kementerian Perdagangan Tahun 2021, di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (4/3/2021) (Sumber: Tangkapan Layar Youtube Setpres)

BOGOR, KOMPAS.TV- Presiden Joko Widodo tidak menyangka ajakannya untuk menggaungkan benci produk luar negeri menjadi perbincangan. Padahal menurutnya, ajakan menggaungkan benci produk luar negeri dilakukan untuk menuju loyalitas mencintai produk dalam negeri.

“Kemarin Saya sampaikan untuk cinta produk Indonesia, untuk bangga terhadap produk Indonesia dan boleh saja kita bilang tidak suka produk asing. Masa nggak boleh kita nggak suka, kan boleh saja enggak suka terhadap produk asing,” katanya Jokowi saat Pembukaan Rapat Badan Pengurus Pusat Hipmi Periode 2019-2022 di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/3/2021).

“Gitu aja rame, saya bilang benci produk asing, gitu aja rame,” tambahnya.

Baca Juga: Beri Hasil Baik, Presiden Jokowi Akan Kembangkan PPKM Mikro ke Luar Jawa-Bali

Jokowi mengatakan, perbaikan ekonomi Indonesia yang didukung dari sisi demand jangan hanya menguntungkan produk luar negeri. Seharusnya, kata Jokowi, perbaikan ekonomi juga bisa meningkatkan konsumsi produk dalam negeri.

“Agar dapat tercipta efek domino, sehingga dorongan untuk menggerakkan roda ekonomi dalam negeri semakin besar,” ujarnya.

Sebelumnya, di Rapat Kerja Nasional Kementerian Perdagangan Tahun 2021, Jokowi meminta Kemendag untuk membuat ajakan-ajakan mencintai produk Indonesia. Dengan jumlah penduduk lebih dari 270 juta jiwa, Jokowi mengatakan Indonesia memiliki jumlah pasar yang besar. Atas dasar itu, Jokowi mengatakan Kemendag harus mempunyai kebijakan dan strategi yang tepat untuk mengembangkan pasar produk nasional.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:56
KEBUN RAYA BOGOR CATAT JUMLAH PENGUNJUNG SELAMA LIBUR LEBARAN MENCAPAI 23.520 ORANG   GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL: SAAT INI TIDAK ADA KABUPATEN ATAU KOTA DI JABAR BERSTATUS ZONA MERAH COVID-19   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN TEGASKAN TIDAK MELARANG WARGA DARI DAERAH UNTUK MASUK JAKARTA   PT KAI: KEDATANGAN PENUMPANG KA JARAK JAUH DI JAKARTA TERPANTAU LANDAI   JASA MARGA: 200.000 KENDARAAN MASUK JABOTABEK PADA HARI KEDUA SETELAH LEBARAN   KETUA SATGAS COVID-19 IMBAU MASYARAKAT YANG BEPERGIAN SELAMA LIBUR LEBARAN UNTUK LAKUKAN ISOLASI MANDIRI   MENKES BUDI GUNADI SADIKIN PASTIKAN PEMERINTAH TELAH SIAP ANTISIPASI LONJAKAN KASUS COVID-19 PASCALIBUR LEBARAN   PEMERINTAH TERAPKAN KEBIJAKAN TES ACAK UNTUK CEGAH PENINGKATAN KASUS COVID-19 PASCALIBUR LEBARAN   JUMLAH MASYARAKAT INDONESIA YANG TELAH DIVAKSINASI COVID DOSIS KEDUA ADALAH 9.066.982 ORANG   PERKEMBANGAN KASUS COVID-19 HARI INI: 4.295 ORANG POSITIF, 5.754 ORANG SEMBUH, DAN 212 ORANG MENINGGAL DUNIA   KASUS KORUPSI ASABRI, KEJAGUNG SITA ASET TANAH DAN GEDUNG MILIK BENNY TJOKROSAPUTRO   PRESIDEN JOKOWI TEGASKAN KPK HARUS MEMILIKI SDM TERBAIK DAN BERKOMITMEN TINGGI DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI   PRESIDEN JOKOWI MINTA KPK, KEMENPAN-RB, DAN BKN TINDAK LANJUTI NASIB 75 PEGAWAI KPK YANG TAK LULUS TWK   PRESIDEN JOKOWI: MASIH ADA PELUANG MEMPERBAIKI BAGI 75 PEGAWAI KPK YANG TAK LULUS TWK