Kompas TV regional kriminal

Polisi Ungkap Sindikat Uang Asing Palsu, Total Hingga 4,5 Triliun Rupiah!

Selasa, 2 Maret 2021 | 19:45 WIB

BANYUWANGI, KOMPAS.TV - Polresta Banyuwangi masih terus memburu pelaku utama pembuat uang asing palsu, yang nilainya mencapai 4,5 triliun rupiah.

Polisi kini telah mendeteksi pelaku utama yang meproduksi uang asing palsu.

Untuk melakukan penangkapan, polisi membentuk dua tim khusus yang ditugaskan mengejar dan mengungkap peredaran uang asing palsu yang total nilainya kini mencapai 4,5 triliun rupiah.

Tim Resmob Polresta Banyuwangi, Jawa Timur, kembali mengungkap uang palsu 1 juta Euro, setara 1,7 triliun rupiah.

Sehingga kini total uang asing palsu yang diungkap polisi menjadi 4,5 triliun rupiah.

Pelaku yang ditangkap senin kemarin merupakan warga surabaya berinisial H, salah satu rekan dari sindikat pengedar uang asing palsu, yang telah ditangkap sebelumnya.

Dari tangan tersangka, polisi menyita uang palsu Euro pecahan 1 juta sebanyak 100 lembar, yang nilainya sekitar 1,7 triliun rupiah.

Selain pecahan Euro, polisi juga menyita 100 lembar mata uang Renmin Yin Hang atau Yuan.

Dollar Amerika, Dollar Hongkong, Ringgit Brunei Darussalam, Hingga Cruzeiros Brazil dipalsukan dengan nilai sekitar 2,8 triliun rupiah.

10 orang yang menjadi sindikat uang palsu ini ditangkap polisi, 26 Februari lalu.

Sindikat uang palsu ini terbongkar setelah polisi menemukan transaksi jual beli mata uang palsu di sebuah hotel di Banyuwangi, Jawa Timur.

Menurut rencana, para pelaku akan menjual uang palsu 120 ribu Dollar Amerika Serikat, seharga 180 juta rupiah.

Polisi masih terus memburu pemasok utama lembaran dolar palsu yang masih buron. 

Penulis : Dea Davina





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:18
DUBES RI: 23 WNI KORBAN KECELAKAAN BUS DI TURKI DIPULANGKAN PEKAN INI   DUBES RI UNTUK TURKI IMBAU MASYARAKAT INDONESIA TOLAK TAWARAN PEKERJAAN JADI ART DI TURKI   DUBES RI UNTUK TURKI: SEPANJANG 2021 ADA 19 KASUS PERDAGANGAN MANUSIA YANG LIBATKAN WNI    KSAL RESMIKAN PEMBANGUNAN STASIUN BANTU KAPAL SELAM DAN PERESMIAN MES TJIPTADI NATUNA, KEPULAUAN RIAU   MENAG YAQUT CHOLIL QOUMAS MENGIMBAU PENDAKWAH DAN PENCERAMAH AGAMA MENJAGA PERSATUAN UMAT   HAKIM TOLAK PERMOHONAN TERDAKWA KASUS SUAP DJOKO TJANDRA JADI “JUSTICE COLLABORATOR”   PN JAKARTA TIMUR LANJUTKAN SIDANG UNTUK TERDAKWA RIZIEQ SHIHAB PADA SELASA, 6 APRIL 2021   MENKES BUDI GUNADI SADIKIN: VAKSINASI COVID-19 PADA APRIL 2021 AKAN DIPRIORITASKAN UNTUK WARGA LANSIA   PEKAN INI, POLDA METRO BAKAL GELAR VAKSINASI BAGI WARGA LANSIA HINGGA PENGEMUDI OJEK DARING   UJI COBA SEKOLAH TATAP MUKA, KPAI SARANKAN PEMPROV DKI SOSIALISASIKAN SOP DAN PROKES   KEMENKES: PASIEN YANG TERPAPAR MUTASI VIRUS KORONA E484K SUDAH SEMBUH   DISDIK DKI: SEKOLAH TATAP MUKA DI JAKARTA, WAKTU BELAJAR HANYA 2 JAM SEMINGGU   PEMPROV DKI JAKARTA PERPANJANG PPKM MIKRO HINGGA 19 APRIL 2021   BNPB KERAHKAN HELIKOPTER GUNA BANTU PENANGANAN BANJIR BANDANG DI SEJUMLAH WILAYAH NTT