Kompas TV internasional kompas dunia

3 Menteri Thailand Dicopot Jabatan Karena Menghasut Demo Pada 2013-2014

Sabtu, 27 Februari 2021 | 22:30 WIB

KOMPAS.TV - Tiga menteri kabinet di Thailand dicopot dari jabatan mereka setelah pengadilan memutuskan bahwa mereka bersalah karena telah menghasut dalam unjuk rasa pada 2013-2014.

Pengadilan kriminal Bangkok memutuskan Menteri Ekonomi Digital, Menteri Pendidikan, dan Wakil Menteri Transportasi bersalah dalam kasus yang sama.

Mereka ditetapkan sebagai tersangka sejak kasus ini digulirkan pada 2018.

Para menteri yang divonis ini akan mengajukan banding ke pengadilan yang lebih tinggi.

Namun menurut aturan di Thailand, ketiga menteri yang didakwa harus melepaskan jabatan mereka.

“Kami siap. Apapun yang terjadi, akan terjadi. Tapi saya harus meyakinkan Anda, para pemimpin protes dan mereka yang memiliki keyakinan yang sama, kami berjuang untuk negara kami dan tanah kami. Kami sangat percaya pada tanggung jawab dalam tindakan kami dan tidak melanggar hukum,” kata Mantan Wakil Perdana Menteri, Suthep Thaugsuban.

Unjuk rasa di Thailand disebabkan oleh kudeta militer pada 2014 dan memerintah hingga tahun 2019.

Penulis : Reny Mardika





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:39
MENTERI LHK SITI NURBAYA MINTA PENGENDALIAN KARHUTLA SELAMA PANDEMI COVID-19 DI INDONESIA HARUS TERUS DILAKUKAN    KEMENKES: JUMLAH LANSIA YANG MENERIMA VAKSINASI COVID-19 DI DKI JAKARTA TERBANYAK DIBANDING DAERAH LAIN   LANGGAR ATURAN PPKM, KASATPOL PP DKI ARIFIN SEBUT DUA KAFE DI JAKPUS DAN JAKUT DILARANG BUKA 3X24 JAM   DEWAN PENASEHAT PERBAKIN BAMBANG SOESATYO IMBAU ANGGOTANYA TAK GUNAKAN SENJATA API UNTUK AROGANSI   PRESIDEN KSPI SAID IQBAL SEBUT UNJUK RASA BURUH PADA 12 APRIL 2021 DIGELAR SECARA FISIK DAN VIRTUAL   KSPI: HAK THR 1.487 KARYAWAN DARI 13 PERUSAHAAN MASIH BELUM DILUNASI KARENA DICICIL PADA 2020   KEPALA BMKG DWIKORITA IMBAU MASYARAKAT JATIM WASPADA DAMPAK HUJAN LEBAT DAN LONGSOR SETELAH GEMPA MALANG   BMKG MEMPREDIKSI HUJAN DENGAN INTENSITAS SEDANG HINGGA LEBAT TERJADI DI SEJUMLAH WILAYAH JAWA TIMUR   GUBERNUR KHOFIFAH MINTA POSKO PENGUNGSIAN GEMPA HARUS TERSEDIA DI BANYAK TITIK UNTUK MENJANGKAU MASYARAKAT   HARI INI, GUBERNUR JATIM KHOFIFAH INDAR PARAWANSA MENINJAU TIGA LOKASI TERDAMPAK GEMPA MALANG   BPBD KABUPATEN DAN KOTA MENDIRIKAN POSKO SETELAH GEMPA YANG TERJADI DI WILAYAH MALANG    BNPB: SEBANYAK 1.189 RUMAH DAN 150 FASILITAS UMUM RUSAK AKIBAT GEMPA BERMAGNITUDO 6,1 YANG GUNCANG MALANG   BNPB: HINGGA 11 APRIL 2021, 8 ORANG MENINGGAL DUNIA AKIBAT GEMPA BERMAGNITUDO 6,1 YANG GUNCANG MALANG DAN SEKITARNYA   PT ANGKASA PURA II DUKUNG LARANGAN MUDIK LEBARAN SEBAGAI PEMBATASAN OPERASIONAL TRANSPORTASI UDARA