Kompas TV nasional sapa indonesia

KPK: Potongan Insentif Tenaga Kesehatan Berniat Baik Tapi Menyimpang

Sabtu, 27 Februari 2021 | 04:32 WIB

KOMPAS.TV - Selama pandemi corona, pemerintah memberikan insentif kepada para tenaga kesehatan.

Insentif ini diberikan dengan maksud agar tenaga kesehatan sebagai garda terdepan penanganan corona termotivasi untuk menangani pasien yang jumlahnya kini masih banyak.

KPK menemukan permasalahan terkait pemberian insentif bagi tenaga kesehatan yang ikut terlibat dalam penanganan corona.

Tidak tanggung-tanggung, potongan insentif bagi tenaga kesehatan itu disebut KPK mencapai 50 hingga 70 persen per orang.

Pemberian insentif dan santunan bagi tenaga kesehatan yang menangani corona ditetapkan sesuai Surat Keputusan Menkes Nomor 278 Tahun 2020.

Adapun besaran insentif ini berbeda-beda sesuai jabatan dan spesialisasi tenaga kesehatan masing-masing.

Jangan lewatkan streaming Kompas TV live 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live agar kamu semua tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia. Subscribe juga channel YouTube Kompas TV dan aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru langsung.

Penulis : Christandi Dimas





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:30
RUSIA MELARANG DIREKTUR FBI DAN JAKSA AGUNG AS MEMASUKI NEGARANYA   SEBANYAK 8 ORANG TEWAS AKIBAT PENEMBAKAN DI GUDANG FEDEX DI INDIANAPOLIS, INDIANA   SEBANYAK 31 JEMAAH CALON HAJI DI PALOPO, SULAWESI SELATAN, JALANI VAKSINASI COVID-19 DOSIS KEDUA   WARGA SUMATERA BARAT KUMPULKAN 1,5 TON RENDANG UNTUK KORBAN BENCANA DI NTT   PRESIDEN JOKOWI: PEMERINTAH MELARANG MUDIK LEBARAN TAHUN INI DENGAN BERBAGAI MACAM PERTIMBANGAN   KEJATI BANTEN TETAPKAN TERSANGKA KORUPSI DANA HIBAH PONDOK PESANTREN RP 117 M   JADI TERSANGKA, PRIA YANG ANIAYA PERAWAT DI PALEMBANG TERANCAM 2 TAHUN PENJARA   POLISI TETAPKAN PRIA YANG ANIAYA PERAWAT DI PALEMBANG SEBAGAI TERSANGKA   PPNI: PENGANIAYAAN PERAWAT OLEH KELUARGA PASIEN MERUPAKAN ANCAMAN TERHADAP KEAMANAN SISTEM PELAYANAN   WAGUB PAPUA KLEMEN TINAL MINTA APARAT KEAMANAN KENDALIKAN SITUASI BEOGA PASCA-PENEMBAKAN TERHADAP 2 GURU   KEMENHUB KELUARKAN MAKLUMAT PELAYARAN WASPADAI CUACA EKSTREM PADA 16-22 APRIL 2021   BMKG: SIKLON TROPIS SURIGAE DALAM 24 JAM KE DEPAN AKAN MENGUAT NAMUN BERGERAK MENJAUHI INDONESIA   PANCAROBA MASIH BERLANGSUNG, BMKG IMBAU MASYARAKAT WASPADA POTENSI CUACA EKSTREM   BMKG MEMPRAKIRAKAN PADA BULAN MEI 2021 AWAL MUSIM KEMARAU TERJADI DI SEBAGIAN WILAYAH INDONESIA