Kompas TV nasional wawancara

Cukup Bawa KTP, Lansia Sudah Bisa Daftar Vaksinasi Covid-19, Ini Mekanismenya!

Rabu, 24 Februari 2021 | 09:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Vaksinasi tahap kedua akan diprioritaskan bagi warga lanjut usia yang cara pendaftarannya dilakukan secara online. 

Pertama melalui fasilitas kesehatan masyarakat baik di puskesmas maupun rumah sakit pemerintah.

Peserta dapat mendaftar melalui link atau tautan di situs internet Kementerian Kesehatan (kemkes.go.id), dan KPC-PEN, covid-19.go.id, dan wajib mengisi sejumlah pertanyaan. 

Mekanisme kedua, melalui program vaksinasi massal oleh organisasi dan instansi yang dapat bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan atau Dinas Kesehatan untuk melakukan vaksinasi massal.

Kendati demikian, Plt Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Maxi Rondonuwu, mengaku mengalami kesulitan terkait pendaftaran vaksinasi bagi lansia di tahap awal.

"Khusus lansia memang tahap awal itu kami mengalami kesulitan. Sehingga kami melakukan google form. Tetapi begitu data topdown kami dengan Dukcapil, mulai minggu ini kami tidak perlu lagi melakukan pendaftaran melalui google form," kata Maxi saat dihubungi KompasTV, Rabu (24/2/2021).

Maxi menekankan khusus para lansia yang berada di DKI Jakarta kini cukup membawa KTP ke fasilitas kesehatan terdekat karena data tersebut sudah secara otomatis terdaftar.

"Sudah mulai minggu ini sudah bisa mulai datang ke fasilitas kesehatan, ke puskesmas, ke rumah sakit, maupun ke tempat-tempat pelaksanaan vaksinasi massal," lanjut Maxi.

Lalu apakah akan menyentuh seluruh warga lansia yang ada sepenjuru tanah air dan efektifkah dua mekanisme pendaftaran dari pemerintah untuk mengajak semua warga antusias divaksin Covid-19? 

Simak dialog bersama Plt Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Maxi Rondonuwu, dan Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia, Hermawan Saputra.

Penulis : Reny Mardika


BERITA UTAMA




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:41
AMERIKA SERIKAT DAN UNI EROPA TEGASKAN KRIMEA MILIK UKRAINA   SELAIN GUBERNUR SULSEL, KPK JUGA MENANGKAP 5 ORANG LAINNYA DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN   GELAR OTT, KPK TANGKAP GUBERNUR SULAWESI SELATAN NURDIN ABDULLAH    BPBD GARUT: 109 RUMAH WARGA KAMPUNG CIPAGER, KECAMATAN CILAWU, TERDAMPAK LONGSOR   SEBANYAK 400 PRAJURIT BATALYON INFANTERI 742/SATYA WIRA YUDHA MELAKUKAN PENGAMANAN DI PERBATASAN RI-TIMOR LESTE   GUBERNUR SULTENG LONGKI DJANGGOLA MINTA WALI KOTA PALU DAN BUPATI SIGI YANG BARU TUNTASKAN TUGAS PASCABENCANA   AZERBAIJAN BERIKAN DONASI 50.000 DOLLAR AS UNTUK KORBAN GEMPA SULBAR LEWAT PMI   BMKG: WASPADA POTENSI BANJIR DI JAKARTA BAGIAN SELATAN   ARAB SAUDI TOLAK DOKUMEN INTELIJEN AS SOAL KETERLIBATAN PUTRA MAHKOTA DALAM PEMBUNUHAN JURNALIS JAMAL KHASHOGGI   AS JATUHKAN SANKSI KE PASUKAN HARIMAU ARAB SAUDI ATAS KETERLIBATAN DALAM PEMBUNUHAN JURNALIS JAMAL KHASHOGGI    SURIAH KUTUK KERAS SERANGAN UDARA AS DI WILAYAH DEIR AL-ZOR DEKAT PERBATASAN SURIAH-IRAK SEBAGAI TINDAKAN PENGECUT   FORMULA 1 ALAMI PENURUNAN PENDAPATAN RP 12,58 TRILIUN ATAU 43% DARI TAHUN SEBELUMNYA AKIBAT PANDEMI   BUPATI CIAMIS HERDIAT SUNARYA DAN WAKIL BUPATI CIAMIS YANA PUTRA POSITIF TERINFEKSI COVID-19   KEMENKES: INFORMASI WARTAWAN TERKAPAR SETELAH VAKSINASI COVID-19 ADALAH HOAKS