Kompas TV internasional kompas dunia

Tiga Negara Besar Eropa Desak Iran Hentikan Produksi Logam Uranium

Sabtu, 13 Februari 2021 | 12:54 WIB
tiga-negara-besar-eropa-desak-iran-hentikan-produksi-logam-uranium
Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Prancis, Jerman, dan Inggris pada Jumat (12/02/2021) mendesak Iran untuk menghentikan produksi logam uranium yang melanggar kesepakatan nuklir 2015, menurut sebuah pernyataan yang dirilis oleh Kementerian Luar Negeri Prancis(Sumber: AP Photo)

PARIS, KOMPAS.TV - Prancis, Jerman, dan Inggris pada Jumat (12/02/2021) mendesak Iran untuk menghentikan produksi logam uranium yang melanggar kesepakatan nuklir 2015, menurut sebuah pernyataan yang dirilis oleh Kementerian Luar Negeri Prancis.

Ketiga negara Eropa tersebut mengungkapkan "kekhawatiran yang besar",  terhadap isi laporan Badan Tenaga Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA) yang mengonfirmasi bahwa Iran memproduksi logam uranium yang melanggar kesepakatan nuklir itu, secara resmi dikenal dengan Rencana Aksi Komprehensif Bersama (Joint Comprehensive Plan of Action/JCPoA).

Iran pada awal Januari lalu menyampaikan bahwa pihaknya mulai memproduksi uranium yang diperkaya 20 persen, sebagai bagian dari Rencana Aksi Strategis untuk Melawan Sanksi yang disetujui oleh parlemen negara itu pada Desember 2020.

Baca Juga: Joe Biden Ungkapkan Syarat Jika Iran ingin Sanksi Ekonomi Diangkat

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif berpendapat tindakan itu "sepenuhnya sejalan" dengan JCPoA, seraya menegaskan bahwa langkah tersebut "dapat dibatalkan jika semua pihak sepenuhnya mematuhi (JCPoA)."

"Kami menegaskan kembali bahwa Iran tidak memiliki justifikasi sipil yang kredibel terhadap aktivitas-aktivitas ini, yang menjadi langkah kunci bagi pengembangan senjata nuklir," kata pernyataan itu, seraya menambahkan Iran di bawah JCPoA, "berkomitmen untuk tidak terlibat dalam kegiatan memproduksi atau memperoleh logam uranium atau untuk melakukan penelitian dan pengembangan metalurgi uranium selama 15 tahun."

"Kami secara tegas mendesak Iran untuk menghentikan aktivitas-aktivitas ini tanpa penundaan dan tidak mengambil langkah penolakan baru terkait program nuklirnya.

Baca Juga: Iran Tolak Ide Prancis untuk Sertakan Arab Saudi untuk Kesepakatan Nuklir Baru

Terkait sikap penolakannya yang meningkat, Iran melemahkan peluang untuk mencapai diplomasi baru guna sepenuhnya mewujudkan tujuan JCPoA," demikian penekanan dari ketiga negara tersebut.

Kesepakatan JCPOA dicapai pada 2015 antara Iran dan P5+1 (lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB, yaitu AS, Inggris, Rusia, Prancis, China, plus Jerman) dan Uni Eropa.

Penulis : Edwin Shri Bimo

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:45
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19