Kompas TV bbc bbc indonesia

Virus Nipah: Apakah Bakal Jadi Pandemi Selanjutnya?

Rabu, 27 Januari 2021 | 12:27 WIB
virus-nipah-apakah-bakal-jadi-pandemi-selanjutnya
Ilustrasi Kelelawar Buah (Sumber: shutterstock)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Saat ini dunia sedang berfokus dengan pandemi Covid-19. Kini muncul sebuah virus baru bernama virus Nipah. Para ilmuwan kini sedang berkerja keras untuk memastikan virus Nipah ini tidak jadi pandemi berikutnya.

Dilansir dari BBC, tingkat kematian untuk virus Nipah bisa dibilang cukup tinggi mencapai 75 persen dan belum ada vaksin yang dikembangkan.

Pada Januari 2020 lalu, Supaporn Wacharapluesadee ditunjuk pemerintah Thailand menjadi salah satu peneliti untuk menganalisis sampel dari penumpang pesawat yang baru tiba dari Wuhan.

Ia dan timnya kemudian berhasil mendeteksi kasus pertama Covid-19 di luar China. Sekarang, Wacharapluesadee memantau ancaman yang berpotensi menjadi pandemi berikutnya.

Baca Juga: Bagaimana Corona Mengubah Dunia, Dimulai dari Cara Hidup Kita Semua

Wacharapluesadee adalah seorang pemburu virus kelas wahid.

Ia juga memimpin Thai Red Cross Emerging Infectious Disease-Health Science Centre, lembaga penelitian yang meneliti penyakit-penyakit infeksi baru (emerging), di Bangkok, Thailand.

Penulis : Rizky L Pratama





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:21
KEVIN DURANT DAN JAMES HARDEN SIAP TAMPIL BERSAMA TIMNAS BASKET AMERIKA SERIKAT DI OLIMPIADE TOKYO 2020   OUSMANE DEMBELE ABSEN BELA TIMNAS PERANCIS SELAMA 4 BULAN GUNA JALANI PERAWATAN CEDERA PAHA KANAN   TIMNAS KROASIA SUSUL INGGRIS DAN CEKO DARI GRUP D MASUK KE 16 BESAR PIALA EROPA 2020   TIMNAS INGGRIS LOLOS KE 16 BESAR SETELAH BUNGKAM CEKO 1-0 DI LAGA PAMUNGKAS GRUP D PIALA EROPA 2020   PEMIMPIN KORUT KIM JONG UN PERINTAHKAN 14.000 IBU RUMAH TANGGA BEKERJA DI SAWAH UNTUK ATASI KRISIS PANGAN   PEMPROV JAWA TIMUR PERKETAT PPKM MIKRO DI 8 DESA DI BANGKALAN   IKATAN DOKTER ANAK INDONESIA BANTEN CATAT SELAMA AGUSTUS 2020-JUNI 2021, TERDAPAT 2.972 ANAK POSITIF COVID-19   MENKOP UKM TETEN MASDUKI TARGETKAN SEBANYAK 30 JUTA PELAKU UMKM GABUNG KE EKOSISTEM DIGITAL PADA 2024   MENDAG MUHAMMAD LUTFI: PELUANG EKSPOR PRODUK PET INDONESIA SUDAH TERBUKA DAN SIAP BERSAING DI PASAR MALAYSIA   MENDAG MUHAMMAD LUTFI SAMBUT BAIK MALAYSIA HENTIKAN PENYELIDIKAN ANTI-DUMPING ATAS IMPOR PRODUK PET ASAL INDONESIA   MENPAREKRAF SANDIAGA UNO OPTIMISTIS DAYA TARIK BOROBUDUR JADI AWAL KEBANGKITAN EKONOMI DAN PARIWISATA RI   MENPAREKRAF SANDIAGA UNO USULKAN PARIWISATA BERBASIS VAKSIN DI PULAU BALI   KEMENKEU PASTIKAN PENAWARAN MASUK DARI INVESTOR PENGARUHI TINGGINYA SERAPAN DANA PADA LELANG SURAT UTANG NEGARA   MENKEU SRI MULYANI: KONSUMSI LISTRIK TUMBUH 16,6 PERSEN PADA BULAN MEI 2021