Kompas TV nasional peristiwa

Anggota Komisi III Keluhkan Jaksa di Daerah Jadi Alat Politik, Jaksa Agung: Sudah Kami Ingatkan

Selasa, 26 Januari 2021 | 13:33 WIB
anggota-komisi-iii-keluhkan-jaksa-di-daerah-jadi-alat-politik-jaksa-agung-sudah-kami-ingatkan
Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin memberikan keterangan kepada wartawan di gedung Badan Diklat Kejaksaan RI, Jakarta, Senin (9/12/2019). (Sumber: ACHMAD NASRUDIN YAHYA/KOMPAS.com)


JAKARTA, KOMPAS.TV- Anggota Komisi III dari Fraksi Partai Demokrat Benny K Harman mengeluhkan banyak jaksa di daerah yang tidak netral dalam penegakkan hukum. Yaitu mereka menjadi alat politik. "Kalau bahasa kasarnya jadi alat politik. Kalau di pusat tidak terasa. Tapi  di daerah terasa," kata Benny dalam rapat kerja bersama Kejaksaan Agung, di Ruang Komosi III, Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (26/1/2021). 

Benny pun meminta agar hal itu jangan lagi terjadi. Menurutnya, istilah "tajam ke bawah dan tumpul ke atas" dalam penegakkan hukum punya banyak tafsir.  Karena itu, yang lebih tepat adalah jalan di tempat. "tumpul di tempat dan tajam di tempat. Seperti poco-poco, seperti maju atau mundur padahal di tempat," tambah Benny.

Baca Juga: Jaksa Agung ST Burhanuddin Bentuk Timsus Penuntasan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Benny pun menyinggung pemberian mobil kepada para jaksa di daerah yang."Ya kasih pinjaman atau kasih sumbangan. Tapi substansinya dikasih," ujar Benny.

Menanggapi keluhan Benny, Jaksa Agung St Burhanuddin pun menyebut sudah mengingatkan kepada para jaksa agar jangan jadi alat politik. "Saya sudah ingatkan jangan jadi alat politik. Kalau ada yang plintat plintut di aturan sanksinya jelas," ujar Burhanuddin.

Baca Juga: Jaksa Agung Sebut Dua Nama Calon Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Asabri, Hampir Sama dengan Jiwasraya

Sementara terkait sumbangan kendaraan, Burhanuddin justeru membolehkan jaksa menerimanya. "Kalau ada yang belum punya kendaraan dinas, kalau ada yang memberi terima tapi tidak mempengaruhi penegakkan hukum," ujarnya.

Penulis : Iman Firdaus





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:55
INACA MEMPREDIKSI INDUSTRI PENERBANGAN MULAI MEMBAIK PADA AWAL 2022 UNTUK PENERBANGAN DOMESTIK   KETUM INACA DENON PRAWIRAATMADJA: KINERJA INDUSTRI PENERBANGAN DALAM NEGERI MEROSOT TAJAM PADA 2020   LEMBAGA TES MASUK PERGURUAN TINGGI (LTMPT): TINGKAT KEHADIRAN PESERTA UTBK TAHUN INI NAIK DIBANDING 2020   SEBANYAK 80.000 BENIH LOBSTER SENILAI RP 8 MILIAR DIAMANKAN DI BANDARA JUANDA SURABAYA   DISNAKER SURABAYA BENTUK SATGAS DAN POSKO PENGADUAN SOAL THR   PEMPROV DKI MENYATAKAN AKAN TINGKATKAN KOMPOSISI PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) 2021/2022   PENGELOLA BANDARA SOEKARNO-HATTA SEBUT BELUM AKAN TERAPKAN TES GENOSE C19 PADA MEI 2021   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD MEMINTA PARA OBLIGOR BLBI SECARA SUKARELA MEMBAYAR UTANG KEPADA NEGARA   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD: UTANG BLBI KEPADA NEGARA MENCAPAI LEBIH DARI RP 110 TRILIUN   BMKG: MASIH ADA PELUANG CUACA EKSTREM DI WILAYAH BANDUNG DAN SEKITARNYA HINGGA AKHIR APRIL 2021   BNPB: SEPANJANG 2021, SEBANYAK 1.125 BENCANA ALAM YANG TERJADI DI INDONESIA   WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 4.225 ORANG: 3.316 SEMBUH, 181 MENINGGAL DUNIA, DAN 728 DALAM PERAWATAN   HINGGA 15 APRIL 2021, PASIEN COVID-19 DI INDONESIA MENCAPAI 1.589.359 ORANG, 1.438.254 SEMBUH, DAN 43.073 MENINGGAL DUNIA   JUBIR SATGAS COVID-19 WIKU ADISASMITO MINTA TIM VAKSIN NUSANTARA SEBAIKNYA BERKOORDINASI DENGAN BPOM