Kompas TV regional peristiwa

Ibu Digugat Anak Kandung, Sudah Lelah 5 Kali Bolak-Balik Pengadilan

Senin, 25 Januari 2021 | 11:11 WIB
ibu-digugat-anak-kandung-sudah-lelah-5-kali-bolak-balik-pengadilan
Ilustrasi pengadilan soal anak kandung yang tuntut ibunya sendiri di Kendal. (Sumber: Thinkstock via Kompas.com)

KENDAL, KOMPAS.TV – Anak polisikan ibu kandung kembali terjadi. Seorang ibu lima anak bernama Ramisah (67) ini digugat anak kandungnya Maryanah (45) ke Pengadilan Negeri Kendal, Jawa Tengah dengan menuntut tanah yang disebutnya dibeli saat menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW).

Lahan tersebut diketahui dibeli Ramisah bersama mendiang suaminya sebagaimana yang tercantum di surat jual beli. Sayangnya, ia belum memiliki sertifikat atas tanah tersebut.

“Tanah ini adalah tanah yang saya beli bersama suami. Di surat jual beli juga tercantum nama saya dan nama almarhum suami saya, tetapi tanah ini belum saya sertifikatkan,” papar Ramisah, seperti dikutip dari Tribun Jateng.

Ramisah mengaku sudah lelah lantaran sudah lima kali bolak-balik Pengadilan Negeri Kendal untuk memberikan keterangan terkait kasus tersebut. Hal tersebut membuatnya sering sakit-sakitan karena sedih memikirkan perbuatan anaknya.

“Saya sudah lima kali ke Pengadilan Negeri Kendal untuk memenuhi siding gugatan. Saya sedih, sudah tua seperti ini tidak bisa tenang. Malah jadi banyak pikiran dan sering sakit-sakitan,”ungkapnya.

Baca Juga: Tak Hanya Gugat Pemerintah Rp56,6 M, Ini Tuntutan Lain Tommy Soeharto karena Aset Digusur Tol Desari

Di sisi lain, ia harus terus berjuang untuk menjajakan warung kopi dan sawah yang ada di lahan tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya dan anak-anaknya.

Penulis : Fiqih Rahmawati


BERITA UTAMA




BERITA LAINNYA


KOMPAS BISNIS

OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit

Sabtu, 27 Februari 2021 | 01:56 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
05:29
BMKG: GEMPA BERMAGNITUDO 5,2 YANG GUNCANG HALMAHERA SELATAN, MALUKU UTARA, JUMAT MALAM TAK BERPOTENSI TSUNAMI   MULAI 26 FEBRUARI 2021, PEMPROV DKI JAKARTA UJI COBA JALUR SEPEDA PERMANEN SUDIRMAN-THAMRIN    KSPI MENOLAK KERAS JIKA BIAYA VAKSINASI COVID-19 MANDIRI ATAU GOTONG ROYONG DIBEBANI KEPADA BURUH    WAKIL KETUA KOMISI IX DPR MELKI LAKA LENA INGATKAN PENDATAAN PROGRAM VAKSINASI GOTONG ROYONG DIPERJELAS & DETAIL    WAGUB DKI AHMAD RIZA PATRIA SEBUT VAKSINASI BAGI TENAGA KESEHATAN BAIK UNTUK DOSIS 1 DAN 2 SUDAH MENCAPAI 65,3 PERSEN   KEMENKES: PESERTA VAKSINASI GOTONG ROYONG AKAN MENDAPATKAN KARTU VAKSINASI COVID-19 DAN SERTIFIKAT ELEKTRONIK    KEMENKES MENYATAKAN AKAN TETAPKAN TARIF MAKSIMAL PELAYANAN VAKSINASI GOTONG ROYONG   MENHUB: LAYANAN TES COVID-19 GENOSE SUDAH MULAI DITERAPKAN DI PELABUHAN TERMINAL TANJUNG PRIOK, JAKARTA UTARA   KEMENKES SEBUT VAKSIN SINOVAC, ASTRAZENECA, NOVAVAX, DAN PFIZER TAK DIGUNAKAN DALAM VAKSINASI GOTONG ROYONG   PT BIO FARMA AKAN MENJADI IMPORTIR DAN DISTRIBUTOR VAKSIN COVID-19 UNTUK VAKSINASI GOTONG ROYONG   PT BIO FARMA MENYATAKAN JENIS VAKSIN GOTONG ROYONG HARUS BERBEDA DENGAN VAKSIN UNTUK PROGRAM PEMERINTAH    KEMENKES: VAKSIN COVID-19 UNTUK VAKSINASI GOTONG ROYONG HARUS MENDAPAT IZIN PENGGUNAAN DARURAT DARI BPOM    KEMENTERIAN BUMN SEBUT BIAYA VAKSINASI GOTONG ROYONG UNTUK BURUH DAN KARYAWAN SWASTA DITANGGUNG PERUSAHAAN    KEMENTERIAN BUMN: 6.664 PERUSAHAAN TELAH DAFTAR PROGRAM VAKSINASI COVID-19 MANDIRI ATAU GOTONG ROYONG MELALUI KADIN