Kompas TV regional berita daerah

Dinas Pendidikan Kota Makassar Minta Pemerintah Prioritaskan Guru Untuk diVaksin

Rabu, 13 Januari 2021 | 17:51 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.TV - Dinas pendidikan kota makassar meminta pemerintah kota makassar menyiapkan kuota khusus , vaksin covid 19 bagi guru . Pemberian vaksin bagi guru sangat di butuhkan , apalagi sekolah tatap muka terus di wacanakan .

Pemberian vaksin bagi tenaga pengajar jadi usulan dinas pendidikan kota makassar . Untuk itu , pihaknya berharap , pemkot makassar memberikan kuota khusus bagi para pendidik ini .

Vaksinasi bagi para guru diharapkan bisa jadi jalan , agar sekolah tatap muka bisa segera dilakukan kembali , mengingat siswa mulai jenuh dengan sistem sekolah daring .

#DINASPENDIDIKAN
#VAKSINUNTUKGURU
#COVID19

 

Penulis : KompasTV Makassar




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:25
PESEPAK BOLA TONI KROOS BERNIAT MENGAKHIRI KARIER BERMAINNYA BERSAMA REAL MADRID    CHELSEA YAKIN PUNYA PELUANG UNTUK MEREKRUT BOMBER BORUSSIA DORTMUND, ERLING HAALAND, PADA MUSIM DEPAN    PERSIB BANDUNG MEREKRUT FERDINAND SINAGA DENGAN KONTRAK HINGGA 2 TAHUN KE DEPAN    PEMIMPIN SPIRITUAL TIBET, DALAI LAMA, DISUNTIK VAKSIN COVID-19 DI DHARAMSALA, INDIA    JUNTA MILITER MYANMAR BONGKAR MAKAM GADIS 19 TAHUN YANG TEWAS TERTEMBAK SAAT MELAKUKAN UNJUK RASA MELAWAN KUDETA    WHO SEGERA UMUMKAN HASIL TEMUAN ASAL MULA COVID-19 DI WUHAN, TIONGKOK    INTERNATIONAL AIR TRANSPORT ASSOCIATION (IATA): PASPOR DIGITAL PENERBANGAN AKAN DILUNCURKAN BULAN INI    POLISI TANGKAP 3 PETUGAS KPK GADUNGAN YANG KERAP MEMERAS KEPSEK SD DI BEBERAPA DESA DAN KECAMATAN DI NIAS SELATAN    SATGAS COVID-19 KABUPATEN BOGOR WASPADAI LONJAKAN WISATAWAN AKHIR PEKAN DEPAN    ANGKASA PURA I LAYANI 1,70 JUTA PENUMPANG DI 15 BANDARA SELAMA FEBRUARI 2021    PROSES RESTORASI BENTENG PENDEM NGAWI, JATIM, TELAH MENCAPAI 10%    PARTAI DEMOKRAT MENILAI MOELDOKO LAKUKAN "ABUSE OF POWER" TERHADAP KLB DI SUMATERA UTARA    PROSES VAKSINASI WARGA LANSIA DI KENDARI, SULTRA, TERKENDALA PENDAFTARAN DARING    KOMNAS KEJADIAN IKUTAN PASCA-IMUNISASI (KIPI): TIDAK ADA YANG MENINGGAL DUNIA KARENA VAKSIN COVID-19