Kompas TV internasional kompas dunia

25 Warga Tewas Akibat Serangan Pemberontak di Kongo Timur, Beberapa Dipenggal

Sabtu, 2 Januari 2021 | 01:04 WIB
25-warga-tewas-akibat-serangan-pemberontak-di-kongo-timur-beberapa-dipenggal
Sungai Ebola di Republik Demokratik Kongo (Sumber: Facebook/United States of Africa)

KINSHASA, KOMPAS TV – Setidaknya 25 orang warga dipastikan tewas dalam serangan oleh kelompok pemberontak di wilayah Beni, bagian Timur Kongo, demikian dilaporkan Associated Press mengutip pejabat Kongo pada Jum’at, (01/01/2021).

Gubernur setempat, Sabiti Njiamoja dikutip AP mengatakan, petani desa Tingwe sedang berada di sawah saat diserang kelompok pemberontak ADF (Allied Democratic Forces).

Menurutnya, beberapa korban ditemukan di semak-semak pada hari Jum’at oleh tim penyelamat.

“Kami sedang berduka,” tutur Njiamoja

Wakil masyarakat setempat, Bravo Muhindo memastikan 25 orang tewas dibunuh dimana beberapa orang ditemukan dengan kepala terpenggal.

Selain itu, beberapa orang diculik kelompok tersebut.

Warga wilayah Beni dan desa-desa sekitarnya beberapa waktu terakhir mendesak adanya peningkatan pengamanan seiring bertambahnya serangan dari kelompok pemberontak ADF.

Kelompok pemberontak ADF berasal dari Uganda dan telah lama menjadi ancaman di Kongo Timur. Afilisasi ISIS di wilayah tersebut mengklaim beberapa serangan yang dilakukan oleh pemberontak ADF, tetapi belum jelas hubungan antara dua kelompok tersebut.

Kongo melancarkan operasi militer Kongo terhadap pemberontak tahun lalu dan para pejuang sejak itu bubar dan melarikan diri ke berbagai bagian timur Kongo, tempat puluhan kelompok bersenjata bertempur untuk menguasai tanah kaya mineral itu.

Pemberontak merespon dengan meningkatkan serangan yang telah menewaskan lebih dari 800 orang tahun lalu.

Penulis : Edwin Shri Bimo

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:27
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19