Kompas TV regional berita daerah

Kematian Akibat Covid-19 Di Sumsel Di Atas Angka Nasional

Kamis, 26 November 2020 | 21:41 WIB

PALEMBANG, KOMPAS.TV - Persentase angka kematian akibat korona, di Sumatera Selatan, masih tinggi, bahkan melebihi Nasional, hal itu disebabkan masih minimnya tes dan lambatnya penanganan.

Data Kementrian Kesehatan mencatat, persentase kematian akibat Covid-19, di Sumatera Selatan, mencapai 5,34 persen, melebihi persentase angka kematian Nasional yakni 3,11 persen, sementara kematian rata-rata global sebesar 2,5 persen.

Dinas Kesehatan Sumatera Selatan, menerangkan mayoritas orang yang meninggal dunia karena Covid-19 di Sumsel, memiliki beragam penyakit penyerta, seperti pernafasan, diabetes dan darah tinggi.

Untuk memastikan penyebab kematian tersebut, Dinkes Sumsel sedang melakukan Audit Mortality.

Dari jumlah kasus kematian per hari, Sumatera Selatan jumlahnya masih rendah, namun karena proses pemeriksaan yang kurang masif membuat angka kematian di Sumsel terlihat tinggi.

Dalam Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Revisi ke 5, orang yang diperiksa adalah yang bergejala. Hal ini membuat proses pemeriksaan tidak segencar diawal pandemi lalu.

Dari kasus kematian akibat Covid-19 di Sumatera Selatan, tak hanya masyarakat umum, ada 14 tenaga medis yang meninggal, sejak awal pandemi merebak Maret 2020 lalu.

Antisipasi sudah dilakukan Dinkes Sumsel, dengan menerapkan deteksi dini, mulai dari Puskesmas.

#Korona #Dinkes #Sumsel

Penulis : KompasTV Palembang


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:49
POLISI SELIDIKI UNSUR PIDANA IZIN 2 PERUMAHAN DI LOKASI LONGSOR SUMEDANG   KPK PERPANJANG MASA PENAHANAN MANTAN MENTERI KP EDHY PRABOWO 30 HARI   KASUS PROYEK JEMBATAN WATERFRONT CITY, KPK DALAMI DUGAAN KETERLIBATAN EKS BUPATI KAMPAR JEFRY NOER   KASUS SUAP BANSOS, KPK DALAMI DUGAAN PEMBERIAN UANG KE SEJUMLAH PIHAK DI KEMENSOS   KOMPOLNAS MINTA PUBLIK TAK SALAH TAFSIRKAN PAM SWAKARSA YANG INGIN DIHIDUPKAN LAGI OLEH KOMJEN LISTYO SIGIT   FORMULA E 2021 RESMI DITUNDA, GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN JAMIN "COMMITMENT FEE" RP 560 MILIAR TAK HILANG   OMBUDSMAN: ADA POTENSI KENAIKAN PELANGGARAN PROTOKOL KESEHATAN DENGAN DIHAPUSNYA DENDA PROGRESIF   SATGAS COVID-19 MALUKU PASTIKAN FASILITAS KESEHATAN UNTUK PASIEN COVID-19 AMAN   KEMENKES: SEBANYAK 20.154 TENAGA KESEHATAN BELUM BISA DISUNTIK VAKSIN COVID-19   KEMENDAGRI MINTA PEMDA DUKUNG VAKSINASI COVID-19 LEWAT ALOKASI ANGGARAN APBD   JUBIR VAKSINASI: TENAGA KESEHATAN YANG TERDAFTAR SEBAGAI PESERTA VAKSINASI COVID-19 TAK LAGI TERIMA SMS   WAGUB JATIM EMIL DARDAK: KASUS COVID-19 DI JAWA TIMUR MELONJAK 3 KALI LIPAT   PEMPROV DKI SIAPKAN LAHAN 1,2 HEKTAR DI SRENGSENG SAWAH, JAKSEL, UNTUK PEMAKAMAN JENAZAH PASIEN COVID-19   GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL USUL DATA PENERIMA VAKSIN COVID-19 DIATUR PEMDA