Kompas TV bbc bbc indonesia

Penampakan Sepi di Oxford Circus London Sejak Lockdown di Masa Pandemi Corona

Kamis, 26 November 2020 | 16:02 WIB

LONDON, KOMPAS.TV - Bukan pemandangan biasa jika di kawasan Oxford Circus di London, Inggris hanya dilewati kurang lebih 10 orang saja. 

Karena hari biasanya kawasan ini dipenuhi ratusan ribu orang, dari warga sekitar hingga turis mancanegara.

Sejak pandemi corona, kawasan ini sepi, dan tidak banyak orang keluar rumah. 

Karena London dan seluruh Inggris sama seperti  berbagai kota dan negara di dunia memberlakukan lockdown

Tidak hanya di London, pemandangan sepi karena lockdown juga terjadi di negara lain seperti India, Amerika.

Baca Juga: Cerita 14 Remaja dari Berbagai Negara yang Lockdown karena Covid-19

Misalnya di India terdapat 1,3 miliar penduduk, mereka pun diwajibkan untuk tinggal di rumah. 

Dibandingkan dengan Amerika yang kira-kira berpenduduk 300 juta orang, di sana tidak semuanya mengalami "lockdown".

Berbagai negara memberlakukan hal yang berbeda, seperti Yordania di Timur Tengah memberlakukan kondisi paling ketat, bahkan keluar rumah hanya untuk mengajak binatang peliharaan berjalan dilarang.

Di Singapura pemerintah mengawasi pergerakan penduduk dengan cara mengikuti telepon genggam mereka, hal ini membuat pegiat hak asasi manusia keberatan. 

Penyebaran virus corona ke ratusan negara di dunia, memaksa setiap individu mematuhi protokol kesehatan, agar mencegah penyebaran virus. 

Kondisi lockdown memang tidak mengenakan, namun selama vaksin belum ditemukan, gerak masyarakat dibatasi, hingga WHO menetapkan penggunaan masker sebagai pencegahan awal dari penyebaran virus corona. 

Baca Juga: Kisah Perjuangan Pelajar untuk Sekolah Daring di Tengah Pandemi Covid-19

Penulis : Yuilyana


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:10
PEMIMPIN MAYORITAS SENAT AS DARI PARTAI DEMOKRAT SCHUMER: SIDANG PEMAKZULAN DONALD TRUMP DIMULAI 8 FEBRUARI 2021   IRAN MEMINTA JOE BIDEN CABUT SANKSI YANG DITERAPKAN DONALD TRUMP UNTUK MENYELAMATKAN KESEPAKATAN NUKLIR 2015   SENAT AMERIKA SERIKAT TUNDA SIDANG PEMAKZULAN MANTAN PRESIDEN DONALD TRUMP SELAMA DUA PEKAN KE DEPAN   HARGA EMAS BATANGAN PT ANTAM PADA 23 JANUARI 2021 TURUN RP 4.000 MENJADI RP 957.000 PER GRAM   PT BIO FARMA MEMPREDIKSI 4 JUTA DOSIS VAKSIN COVID-19 SIAP DIDISTRIBUSIKAN PADA FEBRUARI 2021   KEMENKES: HINGGA SAAT INI SUDAH LEBIH DARI 132.000 TENAGA KESEHATAN YANG DISUNTIK VAKSIN COVID-19   SATGAS COVID-19: HINGGA SAAT INI, 545 LIANG LAHAT DARI TOTAL KAPASITAS 556 UNIT TPU SRENGSENG SAWAH SUDAH TERPAKAI   POSITIF COVID-19, DONI MONARDO MENGIMBAU MASYARAKAT TETAP WASPADA DAN DISIPLIN TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN   KETUA SATGAS COVID-19 DONI MONARDO TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19 TANPA GEJALA   PEMPROV DKI TENGAH MENYIAPKAN SEJUMLAH CARA UNTUK MENGATASI KRISIS LAHAN PEMAKAMAN JENAZAH PASIEN COVID-19   WAGUB DKI RIZA PATRIA: PERMASALAHAN KRISIS LAHAN PEMAKAMAN JENAZAH PASIEN COVID-19 BUKAN HANYA TERJADI DI JAKARTA   TIM DVI RS POLRI: DARI 49 KORBAN YANG TERIDENTIFIKASI, 40 JENAZAH DI ANTARANYA TELAH DISERAHKAN KEPADA PIHAK KELUARGA   HINGGA 22 JANUARI 2021, TIM DVI RS POLRI TELAH MENGIDENTIFIKASI 49 KORBAN JATUHNYA PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ-182   PTPN LAPORKAN RIZIEQ SHIHAB KE BARESKRIM POLRI SOAL PENGGUNAAN LAHAN TANPA IZIN PONDOK PESANTREN DI MEGAMENDUNG