Kompas TV klik360 cerita indonesia

Pangdam Jaya: TNI Copot Baliho Rizieq Shihab karena Satpol PP Dihadang FPI

Senin, 23 November 2020 | 18:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menanggapi terkait kritik terhadap aksi penurunan baliho pimpinan FPI Rizieq Syihab yang dilakukan oleh anggota TNI.

Hal tersebut disampaikannya saat kunjungan Kapolda ke Makodam jaya Senin (23/11/2020) pagi ini.

Menurut Pangdam Jaya Mayjen Tni Dudung Abdurachman kritik yang didapatkan oleh TNI lebih sedikit dari dukungan yang didapatkan.

“Kritikan itu paling sedikit, dukungannya lebih banyak. Yang mengkritik itu tidak tahu perjalanannya ceritanya bagaimana penurunan penurunan baliho itu udah 2 bulan yang lalu dilakukan Pol PP, Polisi dan TNI bersama-sama kita lakukan,” ujar Pangdam Jaya.

Baca Juga: Kapuspen TNI Sebut Perintah Pencopotan Baliho Rizieq Shihab Murni dari Pangdam Jaya, Bukan Panglima

Aksi penurunan baliho menurut Dudung sudah dilakukan sejak dua bulan yang lalu bersama Satpol PP dan Kepolisian.

Dudung membantah bahwa hanya baliho pimpinan FPI Rizieq Syihab yang diturunkan, Ia menyebut setidaknya ada 900 buah baliho yang sudah diturunkan di DKI Jakarta.

“kita menurunkan poster bukan FPI saja bukan Habib Rizieq juga kalau poster-poster yang lain juga kalau misalnya tidak sesuai dengan aturan dengan kapolda nanti kita turun,”ujar Dudung

“kita turunkan ya kurang lebih hampir sekitar 900 sekarang, DKI berlanjut momentum serangan jangan terhenti yah,”ujar Dudung

Pangdam jaya menyebut bahwa penurunan baliho juga berasal dari laporan warga. Rencananya aksi ini akan terus dilakukan kepada pihak-pihak yang melanggar aturan pemasangan baliho.

Penulis : Theo Reza


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:26
BUPATI MANGGARAI TIMUR POSITIF COVID-19 TANPA GEJALA DAN TENGAH JALANI ISOLASI MANDIRI DI RUMAH DINAS   PB IDI JUGA MINTA PEMERINTAH MENAMBAH JUMLAH RUMAH SAKIT UNTUK PASIEN COVID-19 SECARA BERKALA   KASUS COVID-19 TERUS MENINGKAT, PB IDI MEMINTA PEMERINTAH MENAMBAH JUMLAH TENAGA KESEHATAN   HINGGA SAAT INI, PALANG MERAH INDONESIA PUNYA 64 ALAT UNTUK AMBIL DONOR PLASMA KONVALESEN BAGI PENYINTAS COVID-19   MENKEU SRI MULYANI MEMPERINGATKAN MASALAH DISTRIBUSI VAKSIN COVID-19 BISA JADI KRISIS MORAL DUNIA   SATGAS COVID-19: KASUS MINGGUAN DI INDONESIA PADA 11-17 JANUARI 2021 MENCAPAI PUNCAK TERTINGGI SELAMA PANDEMI   JUBIR SATGAS COVID-19 WIKU ADISASMITO SEBUT VAKSINASI MANDIRI HARUS GUNAKAN VAKSIN YANG MEMILIKI IZIN BPOM   JUBIR SATGAS COVID-19 WIKU ADISASMITO: HINGGA SAAT INI RENCANA VAKSINASI MANDIRI MASIH DALAM TAHAP PEMBAHASAN   JELANG “FIT & PROPER TEST”, CALON KAPOLRI KOMJEN LISTYO SIGIT PRABOWO SERAHKAN NASKAH MATERI KE KOMISI III DPR   BAWASLU: ADA 917 PELANGGARAN NETRALITAS APARATUR SIPIL NEGARA SELAMA PELAKSANAAN PILKADA SERENTAK 2020   KEMENKES: SAAT INI SUDAH ADA DUA RUMAH SAKIT DAN KRI DR SOEHARSO YANG BEROPERASI DI MAMUJU, SULBAR   HINGGA 19 JANUARI 2021, TIM DVI POLRI TELAH MENGIDENTIFIKASI 40 JENAZAH KORBAN PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ-182   BASARNAS: HINGGA 19 JANUARI 2021, KORBAN MENINGGAL GEMPA SULBAR BERTAMBAH MENJADI 90 ORANG   HINGGA 19 JANUARI 2021, TIM SAR MELAKUKAN PENCARIAN TERHADAP 20 SEKTOR DI 4 KELURAHAN TERDAMPAK GEMPA SULBAR