Kompas TV regional berita daerah

Perajin Tempe Rumahan Di Palembang Megap-Megap

Minggu, 22 November 2020 | 19:11 WIB

PALEMBANG, KOMPAS.TV - Perajin tempe di Palembang mengeluhkan penjualan tempenya merosot akibat menurunnya daya beli masyarakat.

Situasi itu diperparah naiknya harga kedelai, bahan baku tempe, 2 bulan terakhir.

Penjualan tempe di Palembang terus turun, selama pandemi Covid-19, itu yang sangat dirasakan perajin tempe rumahan, disebabkan daya beli masyarakat yang turun, padahal tempe dikenal sebagai produk pangan murah.

Mulai terpuruknya perajin tempe rumahan, diperparah melonjaknya harga bahan baku kacang kedelai, 2 bulan terakhir.

Harga kedelai yang masih impor, kini mencapai Rp  8.100 rupiah, dari sebelumnya Rp 6.800 rupiah perkilogram.

Perajin memilih tetap tidak menaikkan harga jual tempenya. Mereka mensiasati dengan mengurangi ukuran. Namun hal itu belum mampu menutupi biaya produksi.

Perajin tempe berharap, Pemerintah dapat mengintervensi harga atau memberikan subsidi untuk pembelian kedelai yang harganya terus tak terkendali. Bila dibiarkan, bisa membuat banyak perajin tempe yang gulung tikar.

#Perajin #Tempe #Palembang

Penulis : KompasTV Palembang



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:11
IRAN KELUARKAN UU UNTUK TINGKATKAN KEMAMPUAN NUKLIR DAN CEGAH INSPEKSI PBB   JEPANG HENDAK MELARANG PENJUALAN MOBIL BARU BERBAHAN BAKAR BENSIN MULAI 2035   SEJUMLAH PETUGAS MEDIS DI AS ENGGAN JADI PIHAK PERTAMA YANG TERIMA VAKSIN KORONA MESKI TELAH MENDAPAT JAMINAN DARI FDA   SEBANYAK 238 MAHASISWA POSITIF KORONA, POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT BALI JADI KLASTER PENULARAN BARU   PVMBG SEBUT ERUPSI GUNUNG SEMERU TAK AKAN MEMICU ERUPSI GUNUNG-GUNUNG API LAIN DI INDONESIA   RSUD JOMBANG, JAWA TIMUR, MENGALAMI KELEBIHAN KAPASITAS PASIEN KORONA   POLDA BANTEN AKAN EVALUASI JAJARAN HINGGA TINGKAT KE BAWAH PASCA-KERUMUNAN PENONTON SEPAK BOLA DI SERANG   PEMKOT TANGERANG AKAN TAMBAH RUMAH SINGGAH ISOLASI PASIEN KORONA   WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 2.081 ORANG: 1.439 SEMBUH, 159 MENINGGAL DUNIA, 483 DALAM PERAWATAN   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 507 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   PEMERINTAH: HINGGA 3 DESEMBER 2020, JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 5.867.621 SPESIMEN   HINGGA 3 DESEMBER 2020, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 69.027 ORANG   HINGGA 3 DESEMBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 557.877 POSITIF, 462.553 SEMBUH, 17.355 MENINGGAL DUNIA   PENAMBAHAN PASIEN POSITIF KORONA DI INDONESIA HARI INI TEMBUS 8.000 KASUS