Kompas TV regional berita daerah

Tenaga Medis Akan Mendapatkan Insentif

Kamis, 29 Oktober 2020 | 14:55 WIB

Terkait insentif bagi tenaga kesehatan medis maupun non medis yang menangani covid 19 / terus dikaji gubernur bali.

Gubernur bali dalam sidang paripurna dprd bali, menyampaikan bahwa insentif bulan maret sampai dengan mei 2020 telah cair. Selanjutnya terkait usulan bulan berikutnya yakni juni sampai dengan desember 2020 masih dalam pengkajian.

Terkait dengan insentif tenaga medis kepala dinas kesehatan provinsi bali mengatakan telah ditugaskan gubernur untuk menghitung kebutuhan anggaran, dan diperoleh jumlah sekitar rp 1,2 miliar perbulan, anggaran ini diperkirakan akan diberikan untuk ratusan tenaga medis di bali. Dinas kesehatan provinsi bali berharap para tenaga kesehatan baik medis maupun non medis yang menangani pasien covid 19 bisa tetap mendapatkan insentif karena bekerja dengan resiko tinggi.

Hal tersebut terungkap saat sidang paripurna ke 19, yang digelar secara terbatas dan melalui virtual, dalam agenda sidang terkait jawaban gubernur bali terhadap pandangan umum fraksi  terkait raperda perubahan kedua atas perda no 10 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah,  gubernur bali juga menjawab usulan dan masukan fraksi , salah satunya terkait insentif tenaga medis di bali.

#nakes #insentif #gubernurbali #pandemi

Penulis : KompasTV Dewata



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:48
MENDESA PDTT ABDUL HALIM ISKANDAR INGATKAN KEPALA DESA HARUS NETRAL SAAT PILKADA 2020   KOMNAS PEREMPUAN: KEKERASAN BERBASIS GENDER DALAM DARING MENINGKAT SAAT PANDEMI COVID-19   PGRI DUKUNG RENCANA PEMBELAJARAN TATAP MUKA PADA JANUARI 2021   MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO HARAP VAKSIN MERAH PUTIH DIDISTRIBUSIKAN DI TRIWULAN KE-4 2021   SATGAS COVID-19 NILAI PENULARAN COVID-19 TERJADI KETIKA ADA KERUMUNAN   SATGAS COVID-19 SALURKAN ALAT MATERIAL KESEHATAN KE DAERAH UNTUK GENCARKAN 3T   PMI: TAK ADA PENULARAN COVID-19 LEWAT DARAH, MASYARAKAT TETAP BISA DONOR DARAH   PEMPROV LAMPUNG SIAP LAKUKAN SIMULASI VAKSIN COVID-19   PANGLIMA TNI MARSEKAL HADI TJAHJANTO TEGASKAN PERBEDAAN POLITIK JANGAN PUDARKAN PERSATUAN   KPU DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PASTIKAN SELURUH PETUGAS KPPS BEBAS DARI COVID-19   KEMENDIKBUD SEBUT SELEKSI GURU PPPK BERDASARKAN KOMPETENSI   KEMENDIKBUD: ORANGTUA PERLU BERI KETELADANAN DALAM PENGGUNAAN GAWAI DI DEPAN ANAK   GUBERNUR KEPULAUAN BABEL ERZALDI ROSMAN: PANDEMI JADI PELUANG INOVASI DUNIA PENDIDIKAN UNTUK SDM LEBIH UNGGUL   PEMKOT BOGOR DALAMI DUGAAN PELANGGARAN PROSEDUR TES USAP RIZIEQ SHIHAB