Kompas TV nasional berita kompas tv

Terkait Penemuan Jasad Wanita yang Tewas Terbakar di Dalam Mobil, Polisi Periksa 8 Saksi

Kamis, 22 Oktober 2020 | 21:01 WIB

SUKOHARJO, KOMPAS.TV - Suasana haru mewarnai pemakaman Yulia, perempuan yang ditemukan terbakar dalam mobil di Sukoharjo, Jawa Tengah, beberapa hari lalu.

Jasad Yulia dikebumikan di Taman Memorial Delingan, Karanganyar.

Jenazah sebelumnya telah diotopsi di RSUD Dr Moewardi solo, dan kemudian disemayamkan di Rumah Duka Thiong Ting.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab kematian Yulia.

Polisi saat ini telah memeriksa 8 orang saksi, dalam kasus Yulia yang jasadnya ditemukan terbakar di dalam mobil.

Polisi menduga, Yulia merupakan korban pembunuhan karena hasil otopsi ditemukan sejumlah luka pada tubuh korban.

Sementara dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan ada isolasi pada tangan korban.

Polisi juga memastikan jika mobil milik korban sengaja dibakar oleh pelaku untuk menghilangkan jejak.

Saat ini polisi berhasil mengindentifikasi pelaku, namun masih mendalami motif pembunuhan Yulia.

 

Penulis : Anjani Nur Permatasari



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:02
TARGETKAN 77,5 PERSEN PARTISIPASI PADA PILKADA 2020, KPU GANDENG KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT   KPK PANGGIL SEMBILAN SAKSI DALAM KASUS KORUPSI STADION MANDALA KRIDA YOGYAKARTA   MENDIKBUD NADIEM MAKARIM: SELEKSI GURU PPPK DILAKUKAN BERDASARKAN KEBUTUHAN   MENKEU SRI MULYANI SEBUT TERUS JAGA APBN TETAP SEHAT DI TENGAH PANDEMI COVID-19   WAPRES MINTA MENTERI BUMN CARI MODEL BISNIS YANG BISA MENGEMBANGKAN BANK WAKAF MIKRO   KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN: INDUSTRI MANUFAKTUR RI MASIH DALAM KESIAPAN AWAL MENUJU PENERAPAN INDUSTRI 4.0   MENAKER IDA FAUZIYAH: PANDEMI COVID-19 CIPTAKAN TATANAN DUNIA KERJA BARU   PHRI: DISIPLIN PROTOKOL KESEHATAN DAPAT PULIHKAN PARIWISATA DAERAH   WAKIL KETUA KOMISI IX: PENGURANGAN LIBUR AKHIR TAHUN UNTUK CEGAH KERUMUNAN   SERIKAT PETANI INDONESIA AJUKAN PERMOHONAN UJI MATERI UU CIPTA KERJA KE MK   PEMKAB BANYUMAS BENTUK TIM "TASK FORCE" UNTUK BUBARKAN KERUMUNAN YANG BERPOTENSI JADI KLASTER COVID-19   SEKOLAH TATAP MUKA SAAT PANDEMI, KADISDIK KALBAR SUGENG HARIADI: ORANGTUA BERHAK TAK IZINKAN ANAKNYA MASUK SEKOLAH   KEPALA DISDIKPORA KARAWANG ASEP JUNAEDI SEBUT SEKOLAH DI KARAWANG SIAP BERLAKUKAN BELAJAR TATAP MUKA   BPOM BANTU TINGKATKAN KAPASITAS REGULATOR PENGAWASAN OBAT DAN MAKANAN PALESTINA