Kompas TV internasional kompas dunia

Embargo PBB Berakhir, Iran Sudah Bisa Beli Senjata Perang Lagi

Minggu, 18 Oktober 2020 | 22:21 WIB
embargo-pbb-berakhir-iran-sudah-bisa-beli-senjata-perang-lagi
Warga Iran menyaksikan pameran persenjataan dan peralatan militer di Teheran pada 2 Februari 2019. (Sumber: AFP via Arabnews.com)

TEHERAN, KOMPAS.TV - Iran menyatakan embargo PBB atas penjualan senjata ke dan dari Republik Islam itu berakhir hari ini, Minggu (18/10/2020). Ini sejalan dengan kesepakatan nuklir penting dengan kekuatan dunia pada 2015 lalu bahwa Washington telah menarik diri.

Teheran, yang sekarang dapat membeli senjata dari Rusia, China, dan tempat lain, memuji perkembangan tersebut sebagai kemenangan diplomatik atas musuh bebuyutannya, Amerika Serikat, yang telah mencoba untuk terus mempertahankan embargo senjata kepada Iran untuk waktu yang tidak terbatas.

"Mulai hari ini, seluruh pembatasan transfer senjata, kegiatan terkait dan layanan keuangan ke dan dari Republik Islam Iran ... semuanya otomatis berakhir," ujar pihak Kementerian Luar Negeri Iran seperti dikutip dari Arab News.

Baca Juga: Iran Ejek AS usai DK PBB Tolak Proposal Embargo Senjata

Embargo penjualan senjata konvensional ke Iran akan berakhir secara bertahap mulai Minggu, 18 Oktober 2020. Ini berdasarkan resolusi PBB yang mendukung kesepakatan nuklir 2015 antara Republik Islam dan beberapa negara dunia.

"Mulai hari ini, Republik Islam dapat memperoleh senjata dan peralatan yang diperlukan dari sumber mana pun tanpa batasan hukum, dan hanya berdasarkan kebutuhan pertahanannya," tambah Kementerian Luar Negeri Iran dalam pernyataan mereka.

Pemerintah Iran bersikeras di bawah persyaratan kesepakatan bersama Amerika Serikat, China, Inggris, Prancis, Jerman, dan Rusia, bahwa pembatasan pencabutan senjata dan larangan perjalanan berlaku otomatis tanpa memerlukan tindakan lain.

Editor : fadhilah

1
2
3
4
5



BERITA LAINNYA


Peristiwa

BPBD Evakuasi Warga Terdampak Banjir

Minggu, 25 Oktober 2020 | 08:30 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
08:47
JUMLAH KASUS KORONA DI DUNIA: 42.522.402 POSITIF, 28.691.126 SEMBUH, 1.148.490 MENINGGAL DUNIA   KEMENDAG DORONG EKSPOR PRODUK HALAL KE NEGARA YANG TAK TERGABUNG DALAM ORGANISASI KERJA SAMA ISLAM (OKI)   WAPRES MA'RUF AMIN SEBUT PERKEMBANGAN INDUSTRI HALAL HARUS SEIRING DENGAN KEBIJAKAN PRO-UMKM   POLISI TETAPKAN 11 TERSANGKA PERUSAK KANTOR DPD NASDEM MAKASSAR SAAT DEMO TOLAK UU CIPTA KERJA   GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO SEBUT ADA KEPALA DAERAH SENGAJA TIDAK TES KORONA AGAR TETAP DI ZONA HIJAU   DISHUB JATENG: POSKO PANTAU AKAN DIDIRIKAN DI EXIT TOL BREBES, GERBANG TOL KALIKANGKUNG, DAN SIMPANG BAWEN-AMBARAWA   ANTISIPASI LONJAKAN PENDATANG SAAT LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER, DISHUB JATENG BUAT 3 POSKO PANTAU   PANTAU WARGA JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN, BUPATI SUMEDANG PASANG CCTV PEMANTAU DI 5 TITIK KERAMAIAN   GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES BASWEDAN SEBUT TRANSAKSI DIGITAL MENINGKAT HINGGA 64% SELAMA PSBB   SELAMA PANDEMI, GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES BASWEDAN SEBUT 1 JUTA ORANG DI JAKARTA BEKERJA DARI RUMAH   CEGAH PENYEBARAN COVID-19, BUPATI LEBAK TUTUP SELURUH LOKASI WISATA SAAT LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER   JELANG LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER, PEJABAT SEMENTARA GUBERNUR JAMBI MINTA POS JAGA PERBATASAN DIAKTIFKAN   PANDEMI KORONA, MENKO POLHUKAM MAHFUD MD TEGASKAN PENANGANAN KESEHATAN DAN EKONOMI HARUS BERSAMAAN   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD INGATKAN DOKTER SELALU MENGEDEPANKAN INDEPENDENSI DALAM BERTUGAS