Kompas TV regional berita daerah

Ratusan Warga Rela Antre Demi Elpiji Subsidi

Kamis, 15 Oktober 2020 | 21:00 WIB

BENGKULU, KOMPAS.TV - Antrean panjang warga dengan membawa tabung gas elpiji 3 Kilogram ini terjadi di halaman Kantor Camat Muara Bangkahulu Kota Bengkulu, bahkan sebelum mobil pengangkut gas elpiji untuk operasi pasar tiba di lokasi.

Menurut warga, mereka rela mengantre berjam-jam dan berkerumun ditengah masa pandemi korona saat ini lantaran gas melon tersebut sulit diperoleh di pangkalan maupun tingkat pengecer sejak dua pekan terakhir.

Bilapun ada, harga yang dijual untuk tabung gas subsidi 3 Kilogram melambung tinggi mencapai 35 ribu rupiah pertabung, dari harga yang biasanya dijual di tingkat pengecer berkisar 18 ribu hingga 25 ribu rupiah.

Meskipun telah menggunakan masker, namun kerumunan warga yang mengantre operasi pasar gas elpiji ini sulit dihindari. Imbauan aparat kepolisian kepada warga untuk menjaga jarak fisik nampak tak diindahkan.

Pada operasi pasar ini, petugas menjual gas elpiji subsidi 3 kilogram dengan harga 15.300 rupiah.  Penjualannya pun dibatasi hanya satu tabung gas untuk satu orang.

#GasMelon #Gas3KilogramLangka #OperasiPasar

Penulis : KompasTV Bengkulu


BERITA UTAMA

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:16
KETUA MPR BAMBANG SOESATYO DUKUNG POLRI PERLUAS PENERAPAN SISTEM TILANG ELEKTRONIK   JAKSA AGUNG: PEMBENTUKAN JAKSA AGUNG MUDA BIDANG PIDANA MILITER TINGGAL TUNGGU TANDA TANGAN PRESIDEN   JAKSA AGUNG SEBUT KONDISI POLITIK LUAR NEGERI TURUT PENGARUHI PELAKSANAAN EKSEKUSI HUKUMAN MATI   PEMPROV PAPUA IMBAU MASYARAKAT TIDAK TERPROVOKASI ISU RASISME   KEMENDAGRI GANTI 16.187 DOKUMEN KARTU KELUARGA KORBAN BANJIR KALIMANTAN SELATAN   KEMENDAGRI TERBITKAN 53 AKTA KEMATIAN KORBAN JATUH PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ-182   DINAS KESEHATAN: SEBANYAK 1.434 PASIEN COVID-19 DIRAWAT DI RS RUJUKAN KOTA BEKASI MAYORITAS BER-KTP LUAR DAERAH   KEMENDIKBUD: TALENTA DIGITAL DUKUNG PERTUMBUHAN EKONOMI NASIONAL   WAPRES HARAP DEWAN SYARIAH NASIONAL MAJELIS ULAMA INDONESIA (DSN-MUI) AKTIF DORONG PENGEMBANGAN EKONOMI   WAPRES MA'RUF AMIN: MANFAATKAN POTENSI WAKAF UNTUK PROGRAM PROFAKIR MISKIN   MENLU: PEMERINTAH BERUPAYA MAKSIMAL DALAM KASUS HILANGNYA WNI RUTH SITEPU DI MALAYSIA   KEMENKES RANCANG APLIKASI SISTEM INFORMASI RAWAT INAP RS RUJUKAN COVID-19 (SIRANAP RS) YANG BISA DIAKSES PUBLIK   MENLU RETNO MARSUDI: VAKSINASI WNI DI LUAR NEGERI MENGACU KEBIJAKAN NEGARA SETEMPAT   KEMENTERIAN KESEHATAN TEGASKAN VAKSIN MANDIRI BUKAN UNTUK BISNIS