Kompas TV nasional politik

Ternyata Draf Final UU Cipta Kerja Tak Dibagikan ke Anggota DPR Saat Rapat Paripurna, Ada Apa?

Kamis, 8 Oktober 2020 | 10:55 WIB
ternyata-draf-final-uu-cipta-kerja-tak-dibagikan-ke-anggota-dpr-saat-rapat-paripurna-ada-apa
Dihadiri oleh sejumlah perwakilan Pemerintah, DPR resmi mengesahkan UU Cipta Kerja dalam Rapat Paripurna yang digelar pada hari Senin (5/10/2020) (Sumber: tribunnews.com)

JAKARTA, KOMPAS TV - Anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid mengungkapkan kejanggalan dalam pembentukan Undang-undang Cipta Kerja yang baru disahkan DPR bersama Pemerintah pada Senin (5/10/2020).

Kejanggalan tersebut, kata dia, terjadi saat pengambilan keputusan tingkat I di Badan Legislasi (Baleg) dan pengambilan keputusan tangka II pada saat rapat paripurna DPR

Dalam dua kesempatan tersebut, ternyata anggota DPR sama sekali tak menerima salinan draf final UU CIpta Kerja yang telah disahkan.

Baca Juga: Istana Negara akan Didemo Mahasiswa, Presiden Jokowi ke Kalteng Tinjau Proyek Lumbung Pangan

Padahal, Tata Tertib DPR Pasal 163 Pasal 163 huruf c dan e mengatur ketentuan, bahwa setelah pengambilan keputusan tingkat pertama terdapat acara pembacaan dan penandatanganan naskah akhir RUU yang akan disahkan.

Hidayat Nur Wahid pun merasa heran dengan keanehan tersebut. Sebab, fraksi-fraksi di DPR diminta menyampaikan pandangannya tetapi draf utuhnya  belum diserahkan. 

Dia menilai, pengesahan UU Cipta Kerja terkesan sangat buru-buru. Apalagi, jadwal rapat paripurna DPR bersama Pemerintah tiba-tiba dimajukan dari harusnya tanggal 8 Oktober menjadi 5 Oktober 2020.

Penulis : Tito Dirhantoro

1
2
3



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
02:40
JELANG NATAL & TAHUN BARU, PT KAI DAOP 1 JAKARTA BUKA PEMESANAN TIKET KERETA JARAK JAUH HINGGA 31 DESEMBER 2020   AKTIVITAS GUNUNG ILE LEWOTOLOK LEMBATA TERUS MENINGKAT, BPBD IMBAU WARGA MENGGUNAKAN MASKER   BPBD: PENGUNGSIAN GUNUNG ILE LEWOTOLOK MENGUTAMAKAN PROTOKOL KESEHATAN UNTUK CEGAH PENULARAN COVID-19   BPBD: SEBANYAK 2.782 ORANG MENGUNGSI AKIBAT ERUPSI GUNUNG ILE LEWOTOLOK DI KABUPATEN LEMBATA, NTT   SEBANYAK 22 TENAGA KESEHATAN DAN 7 DOKTER DI RSUD YOGYAKARTA TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19   PEMERINTAH KOREA UTARA PERKETAT PEMBATASAN MEMASUKI LAUTAN SEBAGAI LANGKAH PERANGI PANDEMI COVID-19   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD TEGASKAN SELURUH MASYARAKAT HARUS KOOPERATIF DALAM PENANGANAN COVID-19   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD SESALKAN TINDAKAN RIZIEQ SHIHAB YANG MENOLAK PENELUSURAN KONTAK PASIEN COVID-19   BIMA ARYA TEGASKAN RS RUJUKAN PASIEN COVID-19 HARUS MENYAMPAIKAN LAPORAN BERKALA KEPADA SATGAS KOTA BOGOR   WALI KOTA BOGOR BIMA ARYA NILAI PENANGANAN COVID-19 DI RS UMMI SAAT MENANGANI RIZIEQ SHIHAB TAK SESUAI PROSEDUR   DIRUT RS UMMI BOGOR MINTA PEMIMPIN FPI RIZIEQ SHIHAB TETAP ISOLASI MANDIRI KARENA HASIL TES USAP COVID-19 BELUM KELUAR    DIRUT RS UMMI BOGOR SEBUT PEMIMPIN FPI RIZIEQ SHIHAB PULANG ATAS PERMINTAAN KELUARGA   KETUA DPP FPI SLAMET MAARIF BANTAH PEMIMPIN FPI RIZIEQ SHIHAB KABUR DARI RUMAH SAKIT UMMI BOGOR, JABAR   POLDA METRO JAYA JADWALKAN PEMERIKSAAN TERHADAP PEMIMPIN FPI RIZIEQ SHIHAB PADA SELASA, 1 DESEMBER 2020